Sejarah pertemuan Alcaraz vs Djokovic kembali menjadi sorotan utama jelang final Australian Open 2026.
Carlos Alcaraz dan Novak Djokovic akan saling berhadapan di partai puncak Melbourne Park dalam duel lintas generasi yang sarat gengsi dan catatan sejarah besar bagi tenis dunia.
Final Australian Open 2026 menjadi panggung istimewa bagi Alcaraz yang tengah memburu gelar pertamanya di Melbourne.
Jika berhasil, petenis Spanyol berusia 22 tahun itu akan menjadi pemain termuda keenam di Era Terbuka yang mampu menyelesaikan Career Grand Slam.
Di sisi lain, Novak Djokovic datang dengan misi jauh lebih monumental: mengincar gelar ke-11 Australian Open dan trofi Grand Slam ke-25 sepanjang kariernya.
BACA JUGA: Head To Head Carlos Alcaraz vs Novak Djokovic: Rivalitas Generasi yang Terus Menulis Sejarah
Rekam Jejak Alcaraz dan Djokovic di Australian Open
Carlos Alcaraz menjalani debut Australian Open pada 2021 dan sejak itu menunjukkan progres signifikan.
Hingga edisi 2026, ia mencatatkan rekor 17 kemenangan dan 4 kekalahan di turnamen hard court Grand Slam tersebut.
Pencapaian terbaik Alcaraz di Melbourne akhirnya tercapai tahun ini dengan melaju ke final untuk pertama kalinya.
Sementara itu, Novak Djokovic adalah raja sejati Australian Open. Sejak debutnya pada 2005, petenis Serbia ini mengoleksi rekor fantastis 104 kemenangan dan hanya 10 kekalahan, termasuk 10 gelar juara yang menjadi rekor terbanyak dalam sejarah turnamen.
Sejarah Pertemuan Alcaraz vs Djokovic di Grand Slam
Sejarah Pertemuan Alcaraz vs Djokovic: Dari Wimbledon hingga Melbourne
Jika menilik sejarah pertemuan Alcaraz vs Djokovic, duel keduanya selalu menghadirkan laga berkelas dunia.
Keduanya telah bertemu sembilan kali di level ATP, dengan Djokovic unggul tipis 5-4. Namun di ajang Grand Slam, Alcaraz justru memimpin dengan rekor 3-2.
Pertemuan paling ikonik terjadi di final Wimbledon 2023 dan 2024, di mana Alcaraz sukses menaklukkan Djokovic dua kali beruntun.
Kemenangan tersebut menjadi simbol peralihan generasi, meski Djokovic masih membuktikan daya saingnya dengan menyingkirkan Alcaraz di perempat final Australian Open 2025.
Final Australian Open 2026 pun menjadi pertemuan perdana mereka di partai puncak Melbourne, sekaligus memperkaya narasi rivalitas modern tenis putra.
Rekor Grand Slam Carlos Alcaraz
Alcaraz telah mengoleksi enam gelar Grand Slam, menunjukkan konsistensi luar biasa di usia muda. Rinciannya meliputi:
- US Open 2022
- Wimbledon 2023
- Roland Garros 2024
- Wimbledon 2024
- Roland Garros 2025
- US Open 2025
Rekor menang-kalah Alcaraz di Grand Slam:
- Australian Open: 17-4
- Roland Garros: 22-6
- Wimbledon: 25-3
- US Open: 24-3
Statistik ini memperlihatkan betapa cepatnya Alcaraz beradaptasi di semua permukaan.
Rekor Grand Slam Novak Djokovic
Novak Djokovic masih berdiri di puncak sejarah dengan 24 gelar Grand Slam. Australian Open menjadi ladang favoritnya, dengan gelar juara diraih pada 2008, 2011–2013, 2015–2016, 2019–2021, dan 2023.
Rekor menang-kalah Djokovic di Grand Slam:
- Australian Open: 104-10
- Roland Garros: 101-14
- Wimbledon: 102-13
- US Open: 95-15
Angka tersebut menegaskan konsistensi luar biasa Djokovic selama lebih dari dua dekade.
Jalan Menuju Final Australian Open 2026
Perjalanan Alcaraz ke final diwarnai laga dramatis, termasuk kemenangan epik lima set atas Alexander Zverev di semifinal.
Sementara Djokovic menunjukkan mental juara dengan menyingkirkan Jannik Sinner dalam pertarungan empat set yang melelahkan.
Keduanya membuktikan ketahanan fisik dan mental kelas elite, menjadikan final ini sebagai salah satu laga paling dinantikan dalam sejarah Australian Open.
BACA JUGA: Daftar Juara Tunggal Putri Australia Open dari Masa ke Masa, Elena Rybakina Terbaru!
Final yang Menentukan Arah Sejarah
Bagi Alcaraz, final ini adalah peluang emas untuk menuntaskan ambisi Career Grand Slam.
Bagi Djokovic, kemenangan akan memperpanjang dominasinya dan menegaskan status sebagai pemain tersukses sepanjang masa.
Apa pun hasilnya, sejarah pertemuan Alcaraz vs Djokovic akan bertambah satu bab penting di Melbourne, dan dunia tenis siap menyaksikan duel generasi yang bisa dikenang sepanjang masa.






