Statistik Pemain Terbaik SV League Putra Per 26 Januari: Dominasi Monster Fisik hingga Duel Libero Elite di Paruh Musim

Statistik Pemain Terbaik SV League Putra Per 26 Januari Dominasi Monster Fisik hingga Duel Libero Elite di Paruh Musim
Dokumentasi Laman: (c)Volleyball King

Statistik pemain terbaik SV League putra per 26 Januari: mulai memperlihatkan peta kekuatan individu di Daido Life SV League Putra 2025-2026.

Menjelang berakhirnya paruh pertama musim, sejumlah pemain tampil luar biasa dan mendominasi kategori statistik penting, mulai dari pencetak poin, servis, hingga pertahanan.

Meski masih tersisa dua pertandingan antara Tokyo Great Bears melawan Toray Arrows Shizuoka pada akhir Januari, kompetisi akan lebih dulu memasuki jeda All-Star Game “SV.League All Star Gmaes 2025–26 Kobe” pada 1 Februari.

Momen ini menjadi waktu ideal untuk menilik siapa saja pemain paling menonjol sejauh ini.

Statistik Pemain Terbaik SV League Putra: Kirill Kreets Raja Poin Paruh Musim

Puncak daftar pencetak poin terbanyak sementara adalah milik kuasa Kirill Kreets (Toray Arrows Shizuoka/OP/Rusia).

Pemain bertubuh raksasa ini telah mengoleksi 546 poin dan berdiri kokoh sebagai top scorer SV League Putra.

BACA JUGA: Lavani Tak Terkejar! Ini Klasemen Proliga 2026 Usai Putaran Pertama yang Bikin Geger

Kreets pemain pemain dengan kekuatan fisik luar biasa. Tinggi badan 210 cm, stamina prima, dan pukulan keras membuatnya hampir mustahil dihentikan.

Dalam satu laga melawan Voreas Hokkaido pada 28 Desember, ia mencetak 47 poin, angka yang tergolong ekstrem di level liga profesional.

Serangan high toss menjadi senjata utamanya. Meski selalu dikawal dua hingga tiga blocker, Kreets tetap mampu memukul bola menembus blok dengan akurasi tinggi ke area belakang lapangan. Selama menerima bola tinggi, ia nyaris tak terbendung.

Di posisi kedua top scorer ada Dmitry Muserskiy (Suntory Sunbirds Osaka/OP/Rusia). Keduanya sama-sama mengandalkan keunggulan fisik untuk “mengabaikan” sistem blok lawan.

Top Server: Presisi Mesin Servis Mert Tammeal

Kategori servis menjadi milik Mert Tammeal (Voreas Hokkaido/OH/Estonia). Hingga pekan ke-11, ia mencatat serve effectiveness rate 16,5%, mendekati rekor musim lalu.

Servis Tammeal sangat presisi dan minim kesalahan. Ia piawai memadukan servis keras dan servis pendek dengan akurasi tinggi, menyerang celah pertahanan lawan di area 9 x 9 meter.

Menariknya, tingkat error servisnya hanya 12,5%, jauh lebih rendah dibanding rata-rata pemain papan atas lainnya.

Di peringkat kedua ada Yasuto Mizumachi (Wolfdogs Nagoya/OH) dengan efektivitas 15,1%. Mizumachi memimpin jumlah ace terbanyak liga dengan 37 ace, mengandalkan gaya servis agresif berisiko tinggi. Duel dua tipe server ini menjadi salah satu atraksi utama musim ini.

BACA JUGA: Ratu Blocker Voli Putri Korea, Yang Hyo-jin Rencanakan Segera Pensiun Usai Raih MVP All-Star V-League 2025/2026

Akurasi Serangan Tertinggi: Kecepatan dan Kombinasi Mematikan

Pemain dengan persentase serangan terbaik adalah Evadedan Rally IK (Osaka Bulleton/MB/Jepang) dengan attack success rate 57,7%.

Kunci keunggulannya terletak pada quick attack yang ringkas dan efisien. Gerakan cepat dan eksekusi sederhana membuatnya sulit dibaca lawan. Kombinasinya dengan setter Antoine Brizard menghasilkan serangan kejutan yang efektif, terutama lewat fast toss.

Di posisi kedua, Miguel Lopez (Osaka B/OH/Kuba) mencatat efektivitas 55,1%. Pemain asal Kuba ini dikenal memiliki lompatan luar biasa dan spike keras, menjadikannya ancaman konstan dari sisi sayap.

Top Blocker: Wilayah Terlarang Dmitry Muserskiy

Selain tajam dalam menyerang, Dmitry Muserskiy juga memimpin kategori blok dengan rata-rata 0,69 blok per set. Dengan jangkauan tangan mencapai 284 cm, ia menguasai area kanan net sejauh 4,5 meter.

Kemampuan membaca arah serangan dan melakukan double jump block membuat Muserskiy jarang membiarkan spiker lawan menyerang dengan bebas. Keberadaannya menciptakan “zona terlarang” di depan net.

Pesaing terdekatnya adalah Norbert Huber (Wolfdogs Nagoya/MB/Polandia). Meski hanya terpaut 0,01 blok per set, Huber justru mencatat total blok terbanyak dengan 63 kali, berkat kecepatan dan fleksibilitas menutup seluruh area net.

BACA JUGA: Tak Menua! Gyselle Silva Incar 1000 Poin di Korea V-League, Usia Bukan Halangan untuk Sang Mesin Angka

Top Serve Receiver: Duel Gaya Libero yang Kontras

Penerima servis terbaik sementara ditempati Kohei Tonosaki (Voreas Hokkaido/Libero/Jepang) dengan tingkat keberhasilan 52,6%.

Gaya bermainnya tenang, stabil, dan sangat rapi dalam mengirim bola ke setter.

Tonosaki mampu menangani servis keras di atas 120 km/jam hingga servis flat dengan pergerakan ekstrem. Dukungan tim dengan kualitas reception tinggi turut membantunya tampil konsisten.

Di posisi kedua ada Takeda Taishu (Toray Arrows/Libero/Jepang) dengan 50,8%. Berbeda dengan Tonosaki yang cenderung statis, Takeda tampil agresif dan aktif menutup area rekan setim. Persaingan ini menjadi duel menarik antara “ketenangan” dan “pergerakan”.