Daftar rekor Grand Slam Novak Djokovic kembali mengemuka jelang final Australian Open 2026.
Petenis asal Serbia ini terus memperpanjang daftar prestasi luar biasa yang membuatnya berdiri sendirian di puncak sejarah tenis putra era modern.
Di usia 38 tahun, Novak Djokovic masih tampil kompetitif di level tertinggi.
Dengan koleksi 24 gelar Grand Slam, puluhan rekor individual, serta konsistensi lintas generasi, Djokovic tidak hanya mendominasi lapangan, ia mendefinisikan ulang makna kehebatan dalam olahraga tenis.
Dominasi Djokovic di Empat Grand Slam
Sejak meraih gelar Grand Slam pertamanya di Australian Open 2008, Djokovic berkembang menjadi pemain paling komplet yang pernah ada.
Ia sukses menjuarai keempat turnamen mayor di berbagai era, permukaan, dan melawan rival terbaik dunia.
Australian Open menjadi “rumah” bagi Djokovic. Turnamen hard court di Melbourne Park itu telah ia menangi sebanyak 10 kali, rekor terbanyak dalam sejarah tunggal putra.
Rasio kemenangan lebih dari 90 persen di Australian Open menegaskan dominasinya yang nyaris sempurna.
Di Roland Garros, Djokovic mencatat sejarah sebagai salah satu dari sedikit pemain yang mampu menaklukkan tanah liat Paris di era dominasi Rafael Nadal.
Sementara di Wimbledon dan US Open, ia berkali-kali membuktikan mental baja dalam pertandingan lima set yang melelahkan.
Daftar Rekor Grand Slam Novak Djokovic yang Sulit Disamai
Jika membahas Daftar Rekor Grand Slam Novak Djokovic, maka satu artikel pun terasa kurang. Beberapa rekor utamanya meliputi:
- 24 gelar Grand Slam, terbanyak sepanjang sejarah tenis putra
- Satu-satunya pemain yang menjuarai setiap Grand Slam minimal tiga kali
- 10 gelar Australian Open, rekor sepanjang masa
- Career Grand Slam ganda, prestasi langka di era terbuka
- Lebih dari 380 kemenangan pertandingan Grand Slam
Rekor-rekor ini tidak hanya menunjukkan konsistensi, tetapi juga kemampuan adaptasi Djokovic menghadapi perubahan generasi, gaya bermain, dan tekanan fisik ekstrem.
BACA JUGA: Head To Head Carlos Alcaraz vs Novak Djokovic: Rivalitas Generasi yang Terus Menulis Sejarah
Performa Grand Slam yang Konsisten Selama Dua Dekade
Salah satu aspek paling mengesankan dari karier Djokovic adalah daya tahannya. Sejak pertengahan 2000-an hingga pertengahan 2020-an, ia selalu menjadi ancaman serius di setiap Grand Slam yang diikuti.
Catatan menang-kalah Djokovic di turnamen mayor menunjukkan efisiensi luar biasa, terutama di laga-laga krusial seperti perempat final, semifinal, dan final.
Ia dikenal mampu meningkatkan level permainan saat tekanan mencapai puncaknya, kualitas yang memisahkan legenda dari pemain hebat biasa.
Mental Juara dan Evolusi Fisik
Di usia yang tak lagi muda untuk atlet profesional, Djokovic masih mampu bertarung dalam pertandingan lima set berdurasi panjang.
Disiplin terhadap kebugaran, pola makan, dan pemulihan menjadi kunci keberhasilannya bertahan di level elite.
Lebih dari itu, Djokovic juga dikenal sebagai salah satu petenis dengan kekuatan mental terbaik.
Ia acap kali bangkit dari situasi sulit, termasuk saat tertinggal set atau menghadapi publik yang tidak sepenuhnya mendukungnya.
Persaingan Lintas Generasi
Kehebatan Djokovic semakin terasa karena ia sukses mengalahkan rival dari berbagai generasi, mulai dari era Roger Federer dan Rafael Nadal, hingga generasi baru seperti Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner.
Bahkan ketika banyak yang memprediksi dominasinya akan berakhir, Djokovic justru terus menambah gelar dan rekor baru. Inilah yang membuat namanya semakin kokoh dalam diskusi “Greatest of All Time” (GOAT).
Warisan Abadi Novak Djokovic
Apa pun hasil final Australian Open 2026, warisan Novak Djokovic sudah tak tergoyahkan.
Ia bukan sekadar pengoleksi trofi, tetapi simbol ketekunan, ketahanan, dan evolusi atlet modern.
Daftar Rekor Grand Slam Novak Djokovic kemungkinan masih akan bertambah, dan dunia tenis hanya bisa menyaksikan satu demi satu halaman sejarah ditulis oleh sang legenda Serbia.
Daftar 24 Gelar Grand Slam Novak Djokovic
| Turnamen | Tahun Juara | Lawan di Final |
|---|---|---|
| Australian Open | 2008 | Jo-Wilfried Tsonga |
| Australian Open | 2011 | Andy Murray |
| Wimbledon | 2011 | Rafael Nadal |
| US Open | 2011 | Rafael Nadal |
| Australian Open | 2012 | Rafael Nadal |
| Australian Open | 2013 | Andy Murray |
| Wimbledon | 2014 | Roger Federer |
| Australian Open | 2015 | Andy Murray |
| Wimbledon | 2015 | Roger Federer |
| US Open | 2015 | Roger Federer |
| Australian Open | 2016 | Andy Murray |
| Roland Garros | 2016 | Andy Murray |
| Wimbledon | 2018 | Kevin Anderson |
| US Open | 2018 | Juan Martin del Potro |
| Australian Open | 2019 | Rafael Nadal |
| Wimbledon | 2019 | Roger Federer |
| Australian Open | 2020 | Dominic Thiem |
| Australian Open | 2021 | Daniil Medvedev |
| Roland Garros | 2021 | Stefanos Tsitsipas |
| Wimbledon | 2021 | Matteo Berrettini |
| Wimbledon | 2022 | Nick Kyrgios |
| Australian Open | 2023 | Stefanos Tsitsipas |
| Roland Garros | 2023 | Casper Ruud |
| US Open | 2023 | Daniil Medvedev |






