Aryna Sabalenka lewati rintangan pertama di Australian Open 2026 dengan solid dan penuh kontrol. Petenis nomor satu dunia itu membuka langkahnya di Melbourne dengan kemenangan dua set langsung 6-4, 6-1 atas Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah, Ahad (18/01/2026)
Hal ini sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu favorit kuat juara tahun ini. Meski sempat diuji oleh lawan yang relatif tak dikenal, pengalaman dan ketenangan Sabalenka berbicara di momen-momen krusial.
Bermain di Rod Laver Arena pada sesi malam, Sabalenka menunjukkan mengapa ia sudah dua kali mengangkat trofi Australia Open.
Ia tidak hanya mengandalkan kekuatan pukulan, tetapi juga keberanian mengambil inisiatif dan kecerdikan membaca permainan lawan.
Awal Laga Tak Mudah, Sabalenka Sempat Mencari Ritme
Laga pembuka Sabalenka jauh dari kata mulus. Menghadapi Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah, petenis muda yang tampil dengan status wild card, Sabalenka justru ditekan sejak awal.
Lawannya berani bermain lepas dan agresif, bahkan sempat mencuri break lebih dulu di gim pembuka.
Situasi itu membuat Sabalenka harus bekerja keras menemukan ritme. Beberapa kali pukulannya masih belum menemui sasaran, sementara Rajaonah tampil percaya diri, seolah tanpa beban menghadapi pemain nomor satu dunia. Namun di tengah tekanan tersebut, Sabalenka tetap tenang dan tidak panik.
BACA JUGA: Carlos Alcaraz Menang Tiga Set Langsung di Laga Pertama, Awal Mantap di Australia Terbuka 2026
Jalannya Pertandingan Aryna Sabalenka vs Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah
Pengalaman Bicara di Set Pertama
Perlahan tapi pasti, Sabalenka mulai membaca pola permainan lawannya. Ia memperbaiki penempatan bola, mengurangi kesalahan sendiri, dan meningkatkan intensitas pukulan. Momentum krusial datang di gim-gim akhir set pertama.
Saat Rajaonah berusaha memperpanjang napas dengan servisnya sendiri, Sabalenka justru tampil tajam. Dua game point lawan berhasil dipatahkan, sebelum Sabalenka memanfaatkan kesempatan untuk melakukan break penentu.
Set pertama pun diamankan dengan skor 6-4, sebuah momen penting yang mengubah arah pertandingan.
Kemenangan set pertama itu bukan sekadar angka di papan skor, melainkan suntikan kepercayaan diri bagi Sabalenka. Dari sana, kontrol pertandingan sepenuhnya beralih ke tangannya.
Set Kedua: Dominasi Sang Peringkat Satu Dunia
Memasuki set kedua, perbedaan kualitas semakin terlihat. Sabalenka tampil lebih agresif dan berani mengambil risiko, terutama dengan sering maju ke depan net. Strategi serve and volley yang jarang ia gunakan kini menjadi senjata efektif.
Tekanan demi tekanan membuat Rajaonah kesulitan mengembangkan permainan. Banyak pengembalian servisnya berakhir di net atau keluar lapangan akibat beratnya pukulan Sabalenka. Tak butuh waktu lama, keunggulan Sabalenka melebar hingga 3-0 di awal set kedua.
Dengan servis yang konsisten dan return yang tajam, Sabalenka menjaga jarak poin hingga akhirnya menutup set kedua 6-1. Laga pun berakhir dalam waktu relatif singkat, sekitar satu jam lebih sedikit.
Keberanian di Net, Senjata Baru Sabalenka
Salah satu hal paling menonjol dari penampilan Sabalenka di laga ini adalah keberaniannya bermain di area net. Ia beberapa kali meninggalkan baseline untuk menyelesaikan poin lebih cepat, sebuah pendekatan yang jarang terlihat dari petenis dengan karakter power hitter sepertinya.
Langkah ini menunjukkan evolusi permainan Sabalenka. Ia tak lagi hanya mengandalkan kekuatan, tetapi juga variasi dan keberanian mengambil keputusan cepat. Kombinasi ini membuat lawan sulit membaca arah serangan, sekaligus mempercepat alur permainan.
Lawan Muda yang Patut Diapresiasi
Meski kalah, penampilan Rakotomanga Rajaonah tetap layak mendapat sorotan. Di usia muda dan dengan pengalaman terbatas di level tertinggi, ia berani menantang petenis nomor satu dunia tanpa rasa gentar. Ia bahkan sempat membuat Sabalenka terlihat kesulitan di fase awal laga.
Tepuk tangan penonton Rod Laver Arena menjadi bukti apresiasi atas perjuangannya. Kekalahan ini bisa menjadi modal berharga bagi kariernya ke depan, terutama karena ia mampu memberi perlawanan berarti di panggung sebesar Australian Open.
Langkah Berikutnya Menuju Target Besar
Kemenangan ini mengantar Sabalenka ke babak kedua, di mana tantangan baru sudah menanti. Fokus utamanya jelas: menjaga konsistensi dan kebugaran untuk melangkah sejauh mungkin.
Dengan target menembus final Australia Open untuk keempat kalinya secara beruntun, setiap pertandingan menjadi bagian penting dari perjalanan panjangnya.
Sabalenka menyadari bahwa laga pembuka kerap menjadi ujian mental. Fakta bahwa ia mampu mengatasi tekanan awal dan menutup pertandingan dengan meyakinkan menjadi sinyal positif.
Awal yang Menenangkan, Ambisi Tetap Membara
Australian Open 2026 baru saja dimulai, tetapi Aryna Sabalenka sudah mengirim pesan tegas kepada para pesaingnya. Aryna Sabalenka lewati rintangan pertama di Australian Open 2026 bukan hanya tentang kemenangan, melainkan tentang kedewasaan bermain dan keberanian beradaptasi.
Perjalanan masih panjang, lawan-lawan tangguh akan datang silih berganti. Namun dengan modal pengalaman, kepercayaan diri, dan permainan yang semakin lengkap, Sabalenka kembali menapaki Melbourne dengan satu tujuan besar: mengukuhkan diri sebagai ratu sejati di Australia.






