Gol Yilmaz di babak tambahan bawa Galatasaray melangkah ke 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 12 tahun meski kalah 2-3 (AET) dari Juventus pada leg kedua play-off. Keunggulan agregat 7-5 memastikan wakil Turki, Galatasaray, tetap melaju setelah laga penuh drama di Allianz Stadium.
Pertandingan berlangsung liar sejak menit awal, dengan Juventus yang tertinggal agregat dipaksa bermain menyerang total.
Babak Pertama: Juventus Menekan, Galatasaray Bertahan
Juventus langsung tampil agresif demi mengejar defisit tiga gol.
Namun peluang pertama justru datang dari Galatasaray melalui sundulan Davinson Sánchez, yang masih mampu diamankan Mattia Perin.
BACA JUGA: Real Madrid Segel Tiket 16 Besar Usai Tekuk Benfica, Vinicius Jadi Penentu
Tak lama berselang, Federico Gatti hampir membuka harapan tuan rumah, tetapi sundulannya melambung tipis. Duel berjalan terbuka dengan peluang silih berganti.
Juventus akhirnya memecah kebuntuan jelang turun minum. Wasit menunjuk titik putih setelah Khephren Thuram jatuh di kotak terlarang akibat tekel Torreira.
Kapten Manuel Locatelli sukses mengeksekusi penalti untuk menyalakan asa Bianconeri.
Galatasaray Melangkah Ke 16 Besar Meski Juventus Bangkit
Memasuki babak kedua, momentum Juventus sempat runtuh setelah Lloyd Kelly menerima kartu merah akibat tekel keras.
Meski bermain dengan 10 orang, tuan rumah justru menunjukkan semangat luar biasa.
Tekanan Juventus berbuah gol kedua melalui Gatti pada menit ke-70 yang membuat stadion bergemuruh.
Drama semakin memuncak ketika Weston McKennie mencetak gol pada menit ke-82 untuk menyamakan agregat dan memaksa laga ke perpanjangan waktu.
BACA JUGA: PSG Singkirkan Monaco, Meski Lawan Tampil Heroik dengan 10 Pemain
Gol Osimhen Jadi Titik Balik
Di babak tambahan, kedua tim terlihat kelelahan tetapi tetap saling menekan. Juventus sempat memiliki peluang emas lewat Edon Zhegrova, namun tembakannya melebar.
Kesalahan itu langsung dihukum. Victor Osimhen muncul sebagai pahlawan dengan gol penting yang menembus kaki Perin.
Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Juventus yang sebelumnya sudah bekerja keras mengejar ketertinggalan.
Pada fase akhir extra time, serangan balik cepat Galatasaray dituntaskan Barıs Alper Yılmaz untuk memastikan tiket ke babak 16 besar.
Tantangan Berat Menanti
Dengan hasil ini, Galatasaray berhak melangkah ke fase gugur berikutnya dan berpotensi menghadapi raksasa Inggris seperti Liverpool atau Tottenham Hotspur pada undian berikutnya.
BACA JUGA: Drama di Atleti Azzurri: Penalti Lazar Samardzic Kirim Atalanta ke 16 Besar
Sementara itu, Juventus harus segera bangkit dan mengalihkan fokus ke kompetisi domestik, termasuk laga penting melawan AS Roma di Serie A.
Kemenangan dramatis ini menjadi bukti mental baja Galatasaray, yang mampu bertahan dari tekanan luar biasa meski sempat berada di ujung tanduk.






