Tenis  

Ben Shelton Tak Berkutik! Sinner Melaju ke Semifinal Australian Open 2026

Ben Shelton Tak Berkutik! Sinner Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
Jannik Sinner - Dokumentasi IG: @janniksin

Jannik Sinner melaju ke semifinal Australian Open 2026 dengan performa dominan yang kembali menegaskan statusnya sebagai kandidat kuat juara.

Petenis Italia itu melangkah mulus ke semifinal usai mengalahkan Ben Shelton dalam tiga set langsung pada Rabu (28/01/2026) petang WIB, sekaligus menjaga peluang meraih gelar ketiga beruntun di Melbourne.

Bermain di Rod Laver Arena, Jannik Sinner tampil solid sejak awal pertandingan.

Juara bertahan dua kali Australian Open tersebut nyaris tak memberi celah bagi Shelton untuk mengembangkan permainan agresifnya, sebelum akhirnya menang dengan skor meyakinkan 6-3, 6-4, 6-4.

Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Sinner di Australian Open sejak 2023 dan mengantarnya ke semifinal Grand Slam kesembilan sepanjang karier profesionalnya.

BACA JUGA: Novak Djokovic Tak Menyerah! Meski Era Sinner & Alcaraz Menguat, Sang Legenda Masih Haus Gelar

Sinner Singkirkan Shelton Lewat Permainan Efisien dan Stabil

Shelton sejatinya datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah hanya kehilangan satu set di sepanjang turnamen.

Namun, seperti pertemuan-pertemuan sebelumnya, ia kembali kesulitan menembus pertahanan rapi Sinner.

Petenis unggulan kedua itu tampil disiplin dari baseline, konsisten menekan sisi backhand Shelton, serta cermat mengatur tempo permainan.

Strategi tersebut terbukti efektif, membuat Shelton kerap melakukan kesalahan sendiri di momen-momen krusial.

Berkat kemenangan ini, Sinner memperlebar catatan Lexus ATP Head2Head atas Shelton menjadi 9-1, dengan seluruh pertemuan mereka di ajang Grand Slam selalu berakhir kemenangan bagi petenis Italia tersebut.

“Ben adalah lawan yang sangat kuat, servisnya luar biasa dan permainannya terus berkembang,” ujar Sinner usai laga. “Saya sangat senang dengan cara saya bermain hari ini.”

Dominasi Sejak Set Pertama

Sinner langsung menunjukkan niatnya menguasai pertandingan sejak set pembuka. Ia membuka laga dengan agresif dan mematahkan servis Shelton di gim ketiga, yang menjadi titik balik awal.

Statistik set pertama mencerminkan dominasi tersebut, dengan Sinner mencatat 18 winner dan hanya empat kesalahan sendiri.

Tekanan berlanjut di set kedua, di mana Shelton gagal memanfaatkan tiga peluang break point dan kembali kehilangan servis di momen penting.

Set ketiga berjalan lebih ketat, namun Sinner tetap tenang. Break penentu datang pada gim kesembilan setelah Shelton melakukan double fault, sebelum Sinner menutup pertandingan lewat servisnya sendiri dalam waktu dua jam 23 menit.

BACA JUGA: Beruntung Tapi Lolos! Novak Djokovic Amankan Tiket Semifinal Australia Open 2026

Menuju Duel Panas Lawan Novak Djokovic

Kemenangan ini membawa Sinner ke semifinal Australian Open untuk ketiga kalinya.

Tantangan berat sudah menanti, yakni menghadapi Novak Djokovic, pemegang rekor 10 gelar Australian Open.

Menariknya, Sinner memiliki catatan apik saat berhadapan dengan Djokovic di babak semifinal Grand Slam.

Ia tercatat pernah menyingkirkan petenis Serbia tersebut di Australian Open 2024, Roland Garros 2025, dan Wimbledon 2025.

“Ini adalah pertandingan yang selalu dinantikan,” kata Sinner. “Jika ingin menang di level ini, Anda harus bermain dengan kemampuan terbaik. Melawan Novak selalu memberi pengalaman dan pelajaran berharga.”

Statistik Mentereng Sinner di Australian Open

Kemenangan atas Shelton semakin menegaskan dominasi Sinner di Melbourne. Ia kini telah memenangkan 18 pertandingan Grand Slam melawan petenis Amerika Serikat tanpa pernah kalah.

Selain itu, Sinner juga mencatat rekor enam kemenangan dari delapan laga melawan pemain Top 10 di Australian Open, setelah sebelumnya kalah di dua pertemuan awal pada edisi 2022 dan 2023.

Dengan performa yang konsisten, ketenangan luar biasa, serta kepercayaan diri tinggi, Sinner kini hanya berjarak dua kemenangan lagi dari sejarah baru di Australian Open.

BACA JUGA: Drama di Melbourne! Lorenzo Musetti Cedera Saat Unggul Dua Set atas Djokovic

Semifinal Jadi Penentu Ambisi Tiga Gelar Beruntun

Laga semifinal melawan Djokovic dipastikan menjadi sorotan utama. Pertemuan ini bukan hanya soal tiket final, tetapi juga simbol peralihan kekuatan antara generasi lama dan baru tenis dunia.

Jika mampu mempertahankan level permainan seperti saat Sinner Singkirkan Shelton, peluang petenis Italia tersebut untuk kembali berdiri di podium juara Melbourne terbuka lebar.