Inaki Williams Bawa Athletic Club melangkah ke semifinal Copa del Rey lewat gol dramatis di masa injury time saat menundukkan Valencia dengan skor 2-1 di Stadion Mestalla, Kamis (5/2/2026).
Gol penentuan tersebut memastikan Los Leones menembus empat besar untuk keenam kalinya dalam tujuh musim terakhir, sekaligus mempertegas reputasi mereka sebagai salah satu raja Copa del Rey.
Pertandingan ini mempertemukan dua kekuatan tradisional sepak bola Spanyol yang sama-sama tengah berjuang di LaLiga.
Copa del Rey pun menjadi ajang pelarian dan harapan terakhir untuk menyelamatkan musim yang sejauh ini berjalan kurang memuaskan bagi kedua kubu.
BACA JUGA: Real Sociedad Lolos ke Semifinal Copa del Rey Usai Comeback Dramatis Kontra Alaves
Valencia Menekan, Athletic Club Justru Unggul Lebih Dulu
Valencia tampil agresif sejak awal laga. Luis Rioja sempat mengancam gawang Athletic Club dalam menit-menit pembuka, memanfaatkan kelengahan lini belakang tim tamu.
Namun justru Athletic Club yang lebih dulu memecah kebuntuan dengan cara yang tak terduga.
Gol pembuka tercipta lewat situasi bola mati. Tendangan bebas Robert Navarro disambut sundulan Umar Sadiq, namun alih-alih menjauhkan bola, striker Valencia itu malah mengarahkan bola ke gawang sendiri akibat miskomunikasi dengan Dimitri Foulquier. Athletic Club unggul 1-0 secara fortuitous.
Kesalahan lini belakang menjadi tema utama babak pertama. Umar Sadiq akhirnya menebus kesalahannya.
Berawal dari tembakan Luis Rioja yang gagal ditangkap sempurna oleh kiper Athletic, Alex Padilla, bola muntah jatuh tepat di kaki Sadiq yang tanpa kesulitan menceploskan bola untuk menyamakan skor menjadi 1-1.
Permainan Terbuka, Gol Kedua Tak Kunjung Datang
Setelah skor imbang, tempo pertandingan berjalan naik turun. Athletic Club mencoba kembali unggul lewat sundulan Mikel Jauregizar yang menyambut umpan silang Robert Navarro, namun bola masih melebar dari sasaran.
Memasuki babak kedua, kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih. Laga berjalan alot dan cenderung berhati-hati, seolah kedua kubu mulai bersiap menghadapi kemungkinan perpanjangan waktu.
Nico Serrano menjadi motor serangan utama Athletic Club. Winger muda tersebut melepaskan dua tembakan spekulatif dari luar kotak penalti, namun belum mampu menguji kiper Valencia, Stole Dimitrievski.
Di sisi lain, Valencia nyaris mencetak gol kemenangan. Dimitri Foulquier melepaskan tembakan jarak dekat hasil kerja sama rapi, namun bola menghantam tiang gawang dan memantul keluar.
Mestalla bergemuruh, tetapi skor tetap bertahan imbang.
BACA JUGA: Manchester City Melenggang Mulus ke Final Carabao Cup, Newcastle Tak Berdaya di Etihad Stadium
Penalti Gagal, Drama Kian Memuncak
Momen krusial terjadi ketika Athletic Club mendapat hadiah penalti usai tinjauan panjang VAR.
Cesar Tarrega dinyatakan melakukan handball di kotak terlarang. Peluang emas terbuka lebar bagi tim tamu untuk mengunci kemenangan.
Namun Mikel Jauregizar gagal memanfaatkan kesempatan tersebut. Eksekusi penaltinya terlalu lemah dan berhasil ditepis Dimitrievski, yang disambut sorakan keras pendukung Valencia. Gagal penalti ini memberi dorongan mental besar bagi tuan rumah.
Inaki Williams Bawa Athletic Club Lewat Gol Injury Time
Ketika laga tampak akan berlanjut ke perpanjangan waktu, panggung justru menjadi milik keluarga Williams.
Kolaborasi cepat dari lini depan Athletic Club di menit-menit akhir membuka ruang di pertahanan Valencia.
Inaki Williams muncul sebagai pahlawan. Striker timnas Ghana itu melepaskan penyelesaian tajam di masa injury time, membungkam Mestalla dan memastikan kemenangan dramatis 2-1 bagi Athletic Club.
Gol tersebut sekaligus menegaskan bahwa Inaki Williams Bawa Athletic Club melaju ke semifinal Copa del Rey dengan cara yang sangat emosional dan bersejarah.
Rekor Apik Athletic Club, Valencia Kian Terpuruk
Kemenangan ini memperpanjang catatan impresif Athletic Club di ajang Copa del Rey.
Pasukan Ernesto Valverde kini mencatat delapan kemenangan tandang beruntun di kompetisi ini, serta melanjutkan tradisi panjang mereka sebagai salah satu klub tersukses di turnamen piala domestik Spanyol.
Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Valencia. Rentetan enam laga kandang tanpa kekalahan mereka di semua kompetisi resmi berakhir, sekaligus menambah daftar panjang kekecewaan musim ini bagi Los Che dan para pendukung setianya.
Athletic Club kini tinggal menunggu hasil undian semifinal, dengan kepercayaan diri tinggi dan momentum positif yang terus terjaga.






