Tenis  

Sabet Gelar Kelima ATP, Luciano Darderi Juara BCI Seguros Chile Open Usai Tumbangkan Hanfmann

Sabet Gelar Kelima ATP, Luciano Darderi Juara BCI Seguros Chile Open Usai Tumbangkan Hanfmann
Luciano Darderi - Dokumentasi IG: @luciano_darderi

Luciano Darderi Juara BCI Seguros Chile Open setelah menampilkan performa solid di partai final ATP 250 Santiago. Petenis Italia kelahiran Argentina itu mengalahkan Yannick Hanfmann dengan skor ketat 7-6(6), 7-5 pada Senin (2/3/2026) dini hari WIB.

Gelar ini menjadi trofi ATP Tour kelima dalam karier Luciano Darderi, sekaligus mempertegas dominasinya di lapangan tanah liat sejak awal musim 2024.

Luciano Darderi Juara BCI Seguros Chile Open

Kemenangan di Santiago terasa sangat spesial bagi Darderi. Dua pekan sebelumnya ia harus puas menjadi runner-up di Buenos Aires, namun kali ini ia sukses menuntaskan misinya di turnamen BCI Seguros Chile Open.

Petenis berusia 24 tahun itu kini memiliki rekor impresif 5-1 di final ATP Tour, dan menariknya, seluruh gelar tersebut diraih di permukaan tanah liat sejak 2024.

BACA JUGA: Zhang Kejutkan Juara Bertahan, Emma Navarro Tumbang di Merida, Paolini Melaju Mulus ke Perempat Final

“Saya sangat senang. Saya tidak menyangka bisa menang minggu ini karena sebelumnya saya belum pernah melampaui perempat final di sini,” ujar Darderi sebelum upacara trofi.

Ia menambahkan bahwa gelar awal musim ini memberinya kepercayaan diri besar untuk menghadapi sisa tahun kompetisi.

Raja Baru Tanah Liat ATP

Dengan kemenangan ini, Darderi resmi menjadi pemain dengan gelar ATP terbanyak di lapangan tanah liat sejak awal 2024, yakni lima trofi. Ia bahkan melampaui Carlos Alcaraz dalam statistik tersebut.

Tak hanya itu, Darderi juga mencatat:

  • 48 kemenangan di clay sejak 2024
  • hanya kalah dua kali sejak Juli (16-2)
  • rekor final ATP: 5 menang, 1 kalah

Catatan ini menegaskan statusnya sebagai salah satu spesialis tanah liat paling berbahaya di ATP Tour saat ini.

BACA JUGA: Big Match, Real Madrid vs Manchester City, Ini Hasil Drawing Liga Champions 2025/2026 Terbaru yang Bikin Panas

Duel Ketat di Final

Pertandingan final berlangsung sengit, terutama pada set pertama. Darderi bahkan sempat berada dua poin dari kekalahan dalam tiga kesempatan berbeda sebelum akhirnya mengamankan tie-break.

Memasuki set kedua, Hanfmann sempat unggul break lebih dulu. Namun respons cepat Darderi menjadi kunci.

Dari posisi tertinggal 1-2, ia menyapu delapan poin beruntun untuk membalikkan momentum menjadi 3-2. Setelah itu pertandingan berjalan ketat hingga gim terakhir, ketika Darderi berhasil mematahkan servis lawan untuk memastikan kemenangan.

Secara statistik:

  • Hanfmann mencatat 10 ace
  • Darderi mencatat 6 ace
  • Darderi menang 80% poin servis pertama

Kemenangan ini juga membuat Darderi unggul 2-0 dalam rekor pertemuan mereka di level ATP.

Pekan Manis bagi Italia

Keberhasilan Darderi semakin istimewa karena terjadi bersamaan dengan gelar Flavio Cobolli di Acapulco.

Ini menjadi kali kelima di Era Terbuka ketika dua petenis Italia menjuarai turnamen ATP dalam pekan yang sama.

Duet ini juga pernah mencatatkan prestasi serupa pada Maret 2025 saat Darderi menang di Marrakech dan Cobolli berjaya di Bucharest.

BACA JUGA: Alexander Zverev Tersingkir di Abierto Mexicano Telcel, Kecmanovic Raih Kemenangan Terbesar Karier

Dampak ke Ranking ATP

Masuk ke turnamen, Darderi berada di peringkat tertinggi kariernya, No. 21 dunia. Tambahan 200 poin dari gelar Santiago membuatnya kini hanya terpaut 66 poin dari posisi Top 20 dalam PIF ATP Live Rankings.

Jika konsistensinya di clay terus berlanjut, bukan tidak mungkin Darderi segera menembus jajaran elite ATP dalam waktu dekat.