Tenis  

Sensasi Remaja Ceko, Tereza Valentova Singkirkan Alexandra Eala Lagi di Doha, Tantang Karolina Muchova

Sensasi Remaja Ceko, Tereza Valentova Singkirkan Alexandra Eala Lagi di Doha, Tantang Karolina Muchova
Tereza Valentova - Dokumentasi : (c) WTA

Petenis muda asal Republik Ceko, Tereza Valentova kembali mencuri perhatian di ajang Qatar TotalEnergies Open 2026 setelah menyingkirkan Alexandra Eala untuk kedua kalinya dalam enam bulan terakhir, Senin (10/2/2025).

Valentova menang dengan skor 7-6, 6-1 dan memastikan langkah ke babak kedua turnamen WTA 1000 di Doha, sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu rising star paling menjanjikan di WTA Tour musim ini.

Dalam duel bertajuk pertemuan dua talenta muda terbaik dunia, Valentova yang berstatus sebagai pemain kualifikasi tampil solid menghadapi Eala.

Kemenangan ini membuka jalan bagi petenis berusia 18 tahun tersebut untuk menghadapi unggulan ke-14 sekaligus kompatriotnya, Karolina Muchova, pada putaran berikutnya.

Alexandra Eala sendiri sudah lebih dulu mencuri sorotan global sejak penampilan impresifnya menembus semifinal Miami Open tahun lalu.

BACA JUGA: WTA Rangkis Terbaru Pekan Kedua Februari: Sara Bejlek Meledak, Tembus Top Ranking 50 Besar Dunia

Petenis Filipina berusia 20 tahun itu bukan hanya dikenal karena prestasinya di lapangan, tetapi juga karena sejarah yang ia ukir sebagai petenis Filipina pertama yang menembus peringkat 50 besar dunia.

Dukungan besar dari diaspora Filipina pun selalu mengiringi setiap langkahnya.

Namun, sorotan media yang lebih besar ke arah Eala tak membuat laju Tereza Valentova terhenti.

Meski namanya belum sepopuler sang lawan, perkembangan Valentova justru berjalan sangat konsisten dan penuh potensi besar.

Perjalanan Pesat Tereza Valentova di WTA Tour

Setahun lalu, Valentova masih berada di peringkat 188 dunia dan berlaga di turnamen level ITF di Porto.

Saat itu, ia bahkan belum pernah tampil di pertandingan utama turnamen WTA. Namun, lompatan kariernya terjadi dengan sangat cepat.

Pada September tahun lalu, Valentova secara mengejutkan menembus final WTA pertamanya di Osaka, hanya pada penampilan main draw keempat sepanjang kariernya.

Di turnamen tersebut, ia juga mengalahkan Alexandra Eala dengan skor telak 6-1, 6-2 pada babak pertama.

Memasuki musim 2026, laju Valentova semakin mengesankan. Penampilannya hingga babak ketiga Australian Open mengantarkannya menembus Top 50 dunia untuk pertama kalinya.

Turnamen di Doha ini pun baru menjadi main draw kedelapan sepanjang karier profesionalnya di level WTA, sebuah catatan luar biasa bagi petenis seusianya.

BACA JUGA: Novak Djokovic Curi Perhatian di Winter Olympics 2026, Saksikan Momen Sekali Seumur Hidup

Duel Sengit Lawan Eala di Doha

Pertemuan ulang Valentova dan Eala di Doha berlangsung jauh lebih ketat dibandingkan duel mereka di Osaka.

Set pertama menjadi ajang adu konsistensi dan mental, dengan momentum yang silih berganti.

Valentova membuka laga dengan agresif dan unggul 2-0 lebih dulu. Namun, Eala bangkit dengan empat gim beruntun untuk membalikkan keadaan menjadi 4-2.

Dua return winner dari Valentova membuat kedudukan kembali seimbang, sebelum set pertama akhirnya harus ditentukan melalui tie-break.

Drama terjadi di tie-break tersebut. Valentova sempat unggul lebih dulu berkat keberanian naik ke net dan mengeksekusi voli penting.

Meski Eala berhasil menyamakan kedudukan dari posisi triple set point, Valentova tetap tenang.

Sebuah return winner krusial dan kesalahan Eala di poin penentuan memastikan set pertama menjadi milik Valentova.

Setelah mengamankan set pembuka, permainan Valentova terlihat semakin lepas di set kedua.

Ia mampu menekan jumlah unforced error dan menampilkan variasi pukulan yang lebih kaya.

Keunggulan power juga menjadi pembeda, dengan Valentova mencatatkan 22 winner berbanding 12 milik Eala.

Mental Baja di Tengah Tekanan Suporter

Seperti yang sering terjadi dalam pertandingan Alexandra Eala, dukungan penonton di Doha mayoritas mengalir ke arah petenis Filipina tersebut.

Namun, tekanan dari tribun sama sekali tidak mengganggu fokus Valentova.

Pengalaman bermain di hadapan publik tuan rumah pada ajang Roland Garros tahun lalu menjadi modal mental penting.

Saat itu, Valentova sukses mengatasi tekanan penonton Prancis untuk mengalahkan Chloe Paquet dalam laga tiga set yang melelahkan.

“Saya rasa saya pernah bermain di depan penonton yang lebih besar, seperti di French Open,” ujar Valentova dalam wawancara di lapangan.

“Saya tahu bagaimana situasi seperti ini bekerja. Ini pertandingan yang sangat menantang, tapi saya menikmatinya.”

Kemenangan ini tak hanya mempertegas kematangan mental Valentova, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai ancaman serius bagi para unggulan di turnamen besar.

BACA JUGA: Roger Federer Nongkrong di Super Bowl, Ungkap Kenangan Favorit dari Laga Ikonik NFL

Tantangan Besar Menanti

Langkah Tereza Valentova berikutnya di Doha akan diuji oleh Karolina Muchova, petenis berpengalaman yang dikenal dengan permainan lengkap dan variasi taktis tinggi.

Pertemuan sesama petenis Ceko ini diprediksi menjadi ujian penting bagi Valentova untuk mengukur sejauh mana ia mampu bersaing di level elite WTA.

Jika mampu melewati Muchova, Valentova berpeluang besar kembali mencuri perhatian dunia dan memperpanjang kisah kebangkitan fenomenalnya di musim 2026.