Winter Olympics 2026 kembali menghadirkan kisah luar biasa, kali ini bukan hanya dari arena es, tetapi juga dari tribun penonton.
Novak Djokovic, legenda tenis dunia asal Serbia, menjadi saksi langsung momen bersejarah saat bintang muda Amerika Serikat, Ilia Malinin, meraih medali emas cabang figure skating di Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina.
Djokovic, yang dikenal sebagai simbol keunggulan di dunia tenis, justru tampil sebagai penikmat olahraga pada Ahad (8/2/2026).
Kehadirannya di arena memberikan warna tersendiri pada ajang olahraga musim dingin paling prestisius tersebut.
Dari Final Australian Open ke Arena Olimpiade Musim Dingin
Hanya tujuh hari setelah tampil di final Australian Open ke-11 sepanjang kariernya, meski harus mengakui keunggulan petenis peringkat satu dunia Carlos Alcaraz, Djokovic langsung terbang ke Italia.
Di Milano Cortina, petenis berusia 38 tahun itu menyaksikan langsung nomor beregu figure skating dalam rangkaian Olimpiade Musim Dingin.
Duduk berdampingan dengan sang istri, Jelena Djokovic, Novak terlihat menikmati setiap momen pertunjukan di atas es.
Ekspresi kagumnya tertangkap jelas saat Ilia Malinin menampilkan performa luar biasa yang mengantarkan Amerika Serikat meraih medali emas.
Winter Olympics 2026 Jadi Saksi Kekaguman Djokovic
Kehadiran Djokovic ternyata memberi kesan mendalam bagi Ilia Malinin. Atlet berusia 21 tahun itu mengaku tak menyangka penampilannya disaksikan langsung oleh salah satu atlet terbesar sepanjang sejarah tenis.
“Saya melihat Djokovic di tribun, rasanya tidak nyata,” ujar Malinin usai tampil. “Saya mendengar setelah saya mendaratkan backflip, dia langsung memegang kepalanya.
Itu luar biasa. Ini momen sekali seumur hidup—melihat petenis legendaris menyaksikan penampilan saya.”
Momen tersebut dengan cepat menjadi perbincangan, memperlihatkan bagaimana kehebatan olahraga mampu melampaui batas cabang dan generasi.
BACA JUGA: ATP Rankings Terbaru Per 9 Februari: Auger-Aliassime Mantap di Top 6, Alcaraz Masih Tak Tergoyahkan
Ilia Malinin dan Emas Olimpiade untuk Amerika Serikat
Ilia Malinin memang tampil sebagai sorotan utama dalam kompetisi figure skating tim.
Aksi-aksinya di atas es, termasuk lompatan dan teknik berisiko tinggi yang dieksekusi sempurna, menjadi kunci sukses tim Amerika Serikat merebut emas di Winter Olympics Milano Cortina.
Keberhasilan Malinin juga menegaskan lahirnya bintang baru dalam dunia figure skating internasional, sekaligus menambah daya tarik Olimpiade Musim Dingin bagi penggemar olahraga global.
Olimpiade dan Makna Khusus bagi Novak Djokovic
Bagi Djokovic, Olimpiade bukan sekadar ajang olahraga biasa. Ia memiliki ikatan emosional yang kuat dengan pesta olahraga terbesar dunia tersebut.
Pada Olimpiade Paris 2024, Djokovic akhirnya melengkapi salah satu kepingan terakhir dalam karier gemilangnya dengan meraih medali emas.
Dalam perjalanan menuju emas tersebut, Djokovic mengalahkan dua rival terbesarnya, Rafael Nadal dan Carlos Alcaraz.
Kemenangan itu kemudian ia sebut sebagai salah satu pencapaian paling penting sepanjang karier profesionalnya.
Dari Atlet Legendaris ke Penikmat Kehebatan Olahraga
Kehadiran Djokovic di Winter Olympics memperlihatkan sisi lain dari seorang juara.
Ia bukan hanya atlet yang terbiasa menjadi pusat perhatian, tetapi juga sosok yang mampu menghargai kehebatan atlet lain dari cabang olahraga berbeda.
Momen Djokovic mengagumi penampilan Malinin menjadi simbol bagaimana Olimpiade menyatukan para legenda dan bintang masa depan dalam satu panggung yang sama.
Winter Olympics 2026, Panggung Kisah Ikonik Dunia Olahraga
Winter Olympics Milano Cortina kembali membuktikan dirinya sebagai ajang yang melahirkan cerita-cerita ikonik.
Dari aksi menawan di arena hingga interaksi tak terduga di tribun penonton, Olimpiade Musim Dingin selalu menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan.
Dengan kehadiran figur besar seperti Novak Djokovic, aura global Winter Olympics 2026 semakin terasa, menegaskan statusnya sebagai perayaan olahraga lintas cabang dan generasi.






