Tenis  

Zheng Qinwen Bertahan dalam Duel 2 Jam 48 Menit, Tantang Rybakina dalam Pertarungan Panas di Doha

Zheng Qinwen Bertahan dalam Duel 2 Jam 48 Menit, Tantang Rybakina dalam Pertarungan Panas di Doha
Zheng Qinwen - Dokumentasi (c) WTA

Nama Zheng Qinwen kembali mencuri perhatian di Qatar Open 2026. Dalam laga penuh ketegangan dan adu mental yang menguras energi, petenis asal China itu berhasil melewati ujian berat menghadapi Alycia Parks dan memastikan diri melaju ke babak ketiga.

Kemenangan tersebut sekaligus membuka jalan menuju duel besar melawan Elena Rybakina di Doha.

Sementara Rybakina melenggang relatif mulus, Zheng harus mengerahkan seluruh daya juangnya. Dua jalur berbeda, satu tujuan yang sama: tiket ke fase berikutnya dalam turnamen bergengsi WTA ini.

Rybakina Lanjutkan Momentum, Raih Kemenangan ke-400

Elena Rybakina datang ke Doha dengan status juara Australian Open dan peringkat No. 3 dunia. Laga melawan Wang Xinyu menjadi penampilan perdananya sejak sukses di Melbourne.

Meski belum sepenuhnya sempurna, kontrol dan ketenangannya tetap terlihat jelas saat ia menang 6-2, 6-4 dalam waktu 1 jam 20 menit.

BACA JUGA: Iga Swiatek Menang Telak di Doha, Rekor WTA 1000 Terus Berlanjut di Qatar Open

Di set kedua, Rybakina sempat tertinggal 4-2. Namun pengalaman berbicara. Ia menyapu empat gim terakhir untuk mengunci kemenangan, termasuk satu break krusial di penghujung laga. Hasil itu memperpanjang rekor pertemuannya melawan Wang menjadi tiga kemenangan beruntun di WTA Tour Driven by Mercedes-Benz, semuanya dalam dua set langsung.

Lebih dari itu, kemenangan ini menjadi tonggak bersejarah: kemenangan ke-400 dalam karier profesionalnya.

“Itu statistik yang indah,” ujar Rybakina dalam wawancara di lapangan. “Banyak pertandingan sudah saya mainkan. Rasanya luar biasa. Saya hanya senang bisa bermain dan menikmati setiap momen di lapangan.”

Salah satu faktor penting dalam kemenangannya adalah efektivitas poin servis kedua. Di set pertama, ia memenangkan lima dari delapan poin servis kedua dan secara keseluruhan mencatat 10 dari 20 poin. Dalam momen-momen krusial, ia bahkan menyelamatkan break point dengan forehand winner yang tajam.

Unggulan kedua itu kini bersiap menghadapi tantangan dari Zheng Qinwen, lawan yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Zheng Qinwen Bangkit Lewati Ujian Mental Lawan Alycia Parks

Jika Rybakina tampil efisien, maka Zheng Qinwen harus bertarung habis-habisan. Setelah sebelumnya mengalahkan Sofia Kenin dalam tiga set, Zheng kembali menjalani laga panjang saat menghadapi Alycia Parks di Grandstand 1.

Skor akhir 7-6(4), 3-6, 6-2 menggambarkan kerasnya perlawanan yang harus ia lalui. Pertandingan itu berlangsung selama 2 jam 48 menit, bahkan lebih lama dari total durasi laga Rybakina melawan Wang.

Set pertama langsung menghadirkan drama. Zheng sempat unggul lebih dulu 3-2 lewat satu break. Namun Parks segera membalas dalam gim maraton yang berlangsung enam kali deuce dan empat break point sebelum akhirnya dikonversi. Ketegangan belum berhenti di situ.

Dalam satu gim servisnya, Zheng sempat memimpin 40-0, tetapi Parks membalikkan situasi dan memperoleh break point.

Gim tersebut berlangsung lima kali deuce tambahan sebelum Zheng akhirnya mampu bertahan dan menyamakan skor menjadi 4-4.

BACA JUGA: Duel Panas Dua Wonderkid, Victoria Mboko Siap Hadapi vs Mirra Andreeva di Doha, Rematch Final Adelaide Terulang

Situasi semakin panas ketika Parks memperoleh set point setelah memukul forehand winner dalam reli panjang. Zheng menyelamatkan dua set point tersebut, termasuk satu lewat backhand winner krusial, sebelum akhirnya memaksakan tiebreak.

Di tiebreak, Parks unggul 4-3 dan memiliki dua servis. Namun Zheng Qinwen menunjukkan mental baja dengan memenangi empat poin terakhir untuk merebut set pembuka dalam 80 menit, durasi yang sama dengan keseluruhan pertandingan Rybakina sebelumnya.

Set Penentuan: Zheng Qinwen Tampil Lebih Klinis

Parks bangkit dan merebut set kedua 6-3, membuat laga harus ditentukan di set ketiga. Namun di sinilah perbedaan mental terlihat jelas.

Zheng langsung mencuri break di gim pembuka dan tak pernah memberi celah bagi lawannya. Setelah menghadapi 16 break point dalam dua set pertama, ia tidak menghadapi satu pun di set penentuan.

Statistiknya impresif: ia memenangkan 80% poin servis pertama (12 dari 15) dan empat dari enam poin servis kedua, dengan akurasi servis pertama di atas 71%.

Itu adalah performa yang lebih bersih dan lebih tegas-tanda bahwa ia mampu menyesuaikan diri di momen krusial.

Kabar Baik Soal Kondisi Siku

Selain kemenangan, kabar paling melegakan bagi Zheng Qinwen datang dari kondisi fisiknya. Ia sempat mengalami masalah pada siku, tetapi dua laga tiga set tidak memperburuk situasi tersebut.

“Tidak buruk,” kata Zheng dalam konferensi pers. “Saya merasa sama seperti kemarin. Siku saya tidak memburuk, jadi itu kabar baik. Setelah dua pertandingan panjang, saya senang bisa tetap sehat.”

Bagi mantan peringkat 4 dunia itu, kabar tersebut sangat penting menjelang duel berat melawan Rybakina.

Head-to-Head dan Tantangan Besar di Babak Ketiga

Rybakina unggul 2-1 dalam rekor pertemuan melawan Zheng. Namun pertemuan terakhir dimenangkan Zheng dalam tiga set di WTA Finals 2024.

Kini keduanya bertemu dalam kondisi berbeda. Rybakina datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menjuarai Australian Open dan memperpanjang kemenangan beruntun menjadi delapan pertandingan. Sementara Zheng masih dalam proses membangun kembali ritme terbaiknya.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit,” ujar Zheng Qinwen. “Dia penuh percaya diri, sementara saya masih membangun permainan saya. Tapi saya akan berjuang di setiap poin.”

Pernyataan itu mencerminkan semangatnya. Doha akan menjadi panggung ujian berikutnya: apakah momentum Rybakina terus berlanjut, atau Zheng mampu kembali menciptakan kejutan?

BACA JUGA: Coco Gauff Tersingkir di Doha! Lucky Loser Italia Bikin Kejutan Besar di Qatar Open 2026

Doha Bersiap untuk Duel Kelas Dunia

Pertemuan ini bukan sekadar pertandingan babak ketiga. Ini adalah duel dua gaya berbeda, power tenis modern milik Rybakina melawan daya tahan dan determinasi Zheng Qinwen.

Dengan kondisi fisik yang terjaga dan mental yang semakin terasah setelah dua laga berat, Zheng memiliki modal penting. Namun konsistensi dan ketenangan Rybakina membuatnya tetap difavoritkan.

Satu hal pasti: duel ini menjanjikan intensitas tinggi dan drama khas turnamen WTA level atas.

Dan untuk Zheng Qinwen, ini adalah kesempatan membuktikan bahwa ia kembali siap bersaing di panggung terbesar.