Elina Svitolina bikin Coco Gauff tak berkutik dalam 59 menit pada babak perempat final Australian Open 2026 dan memastikan langkah sensasional menuju semifinal.
Svitolina tampil luar biasa saat menyingkirkan unggulan ketiga Coco Gauff dengan skor telak 6-1, 6-2 hanya dalam waktu kurang dari satu jam di Melbourne.
Kemenangan ini memperpanjang awal musim sempurna Svitolina di 2026. Petenis Ukraina unggulan ke-12 tersebut kini mengoleksi 10 kemenangan beruntun dan melaju ke semifinal Grand Slam keempat dalam kariernya, sekaligus yang pertama di Australian Open.
Dominasi Penuh Sejak Awal Laga
Sejak game pertama, Svitolina langsung mengendalikan pertandingan. Ia memaksa Gauff bermain di luar zona nyaman lewat reli panjang, pertahanan solid, serta variasi pukulan yang membuat unggulan ketiga itu kesulitan menemukan ritme.
Gauff, yang biasanya dikenal agresif dan eksplosif, terlihat frustrasi menghadapi konsistensi Svitolina.
BACA JUGA: Tak Terbendung! Sabalenka Melaju Ke Partai Semifinal AO 2026 Usai Hancurkan Jovic
Set pertama diamankan dengan cepat 6-1, sebelum Svitolina kembali menunjukkan kontrol penuh di set kedua untuk menutup pertandingan 6-2 dalam 59 menit.
Hasil ini menjadi salah satu kekalahan tercepat Gauff di turnamen Grand Slam dalam beberapa musim terakhir.
Kebangkitan Impresif Usai Istirahat Panjang
Performa luar biasa ini semakin menegaskan kebangkitan Svitolina setelah sempat mengakhiri musim 2025 lebih awal.
Pada September lalu, petenis berusia 31 tahun itu memutuskan berhenti sejenak dari kompetisi demi memulihkan kondisi fisik dan mental.
Keputusan tersebut terbukti tepat. Awal 2026 menjadi panggung kebangkitan Svitolina, dan itu bermula dengan gelar ke-19 sepanjang kariernya di Auckland.
Sejak saat itu, ia hanya kehilangan satu set sepanjang musim ini dan mencatatkan salah satu rekor kemenangan terpanjang dalam karier profesionalnya.
Svitolina Bikin Coco Gauff Tak Berkutik Dalam 59 Menit dan Samai Rekor Head to Head
Kemenangan ini juga memiliki makna penting dalam rivalitas keduanya. Elena Svitolina bikin Coco Gauff tak berkutik dan mampu menyamakan rekor pertemuan mereka menjadi 2-2. Menariknya, dua kemenangannya atas Gauff sama-sama terjadi di Australian Open.
Sebelumnya, Svitolina juga menyingkirkan Gauff pada putaran kedua Australian Open 2021. Sementara dua kemenangan Gauff terjadi sepanjang 2024, termasuk final Auckland dan US Open, yang keduanya ia raih setelah tertinggal satu set.
Selain itu, hasil ini menjadi kemenangan ke-24 Svitolina atas petenis Top 5 sepanjang kariernya. Empat di antaranya di ajang Grand Slam dan seluruhnya terjadi setelah ia kembali berkompetisi pasca cuti melahirkan.
BACA JUGA: Misi Gelar Perdana Berlanjut! Zverev Melangkah Ke Semifinal Australia Open 2025
Dipastikan Kembali ke Top 10 Dunia
Berkat kemenangan meyakinkan ini, Svitolina pasti kembali ke jajaran 10 besar peringkat dunia WTA untuk pertama kalinya sejak Oktober 2021.
Konsistensi dan kematangan permainannya di Melbourne menjadi sinyal kuat bahwa ia kembali sebagai penantang serius gelar Grand Slam.
Keberhasilan ini juga menempatkan Svitolina sebagai salah satu petenis paling stabil di awal musim 2026, baik dari segi performa maupun mental bertanding.
Tantangan Berat Menanti di Semifinal
Pada babak semifinal Australian Open 2026, Svitolina akan menghadapi tantangan besar menghadapi unggulan pertama Aryna Sabalenka.
Rekor pertemuan masih berpihak pada Sabalenka dengan keunggulan 5-1, termasuk dua kemenangan di lapangan keras luar ruangan.
Svitolina sendiri terakhir kali mengalahkan Aryna Sabalenka pada semifinal Strasbourg 2020. Sejak saat itu, ia hanya mampu merebut satu set dari empat pertemuan terakhir mereka.
Meski demikian, performa dominan Svitolina di Melbourne membuka peluang terjadinya kejutan.
Dengan kepercayaan diri tinggi dan kondisi fisik prima, petenis Ukraina itu siap memberikan perlawanan maksimal demi tiket ke final Grand Slam pertamanya.






