Tenis  

Aryna Sabalenka Mundur dari Qatar TotalEnergies Open 2026, Iga Swiatek Jadi Unggulan Utama

Aryna Sabalenka Mundur dari Qatar TotalEnergies Open, Iga Swiatek Jadi Unggulan Utama
Aryna Sabalenka saat berlaga di Australia Open 2026 - Dokumentasi : (c) WTA

Turnamen Qatar TotalEnergies Open 2026 harus kehilangan salah satu bintang terbesarnya setelah petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, resmi mengundurkan diri dari ajang WTA 1000 yang akan digelar di Doha.

Keputusan tersebut, Sabalenka ambil karena adanya perubahan jadwal dalam kalender kompetisinya musim ini.

Sabalenka sejatinya datang ke awal musim 2026 dengan performa impresif. Petenis asal Belarus itu membuka musim WTA Tour dengan torehan 11 kemenangan beruntun, termasuk meraih gelar juara di Brisbane.

Namun, langkahnya terhenti di final Australian Open setelah kalah dramatis dari Elena Rybakina.

Dalam laga tersebut, Sabalenka sempat unggul 3-0 di set penentuan sebelum kehilangan momentum dan menyerah setelah kalah enam dari tujuh gim terakhir.

BACA JUGA: PIF Race to WTA Finals 2026 Dimulai! Rybakina Langsung Tancap Gas, Sabalenka & Svitolina Mengintai

Perjalanan Sabalenka di Doha Tak Selalu Mulus

Meski pernah merasakan manisnya gelar juara di Doha, catatan Sabalenka di Qatar TotalEnergies Open terbilang naik turun.

Ia memenangkan turnamen ini pada debutnya tahun 2020, namun setelah itu hanya mencatatkan rekor 2-3 dalam beberapa penampilan berikutnya.

Musim lalu, langkah Sabalenka bahkan terhenti lebih awal setelah kalah dari Ekaterina Alexandrova di babak pertama.

Dengan pertimbangan jadwal dan kondisi fisik, tim Sabalenka akhirnya memutuskan untuk melewatkan Doha demi fokus pada turnamen berikutnya.

Iga Swiatek Jadi Unggulan Teratas Turnamen

Absennya Sabalenka otomatis membuat Iga Swiatek naik status sebagai unggulan pertama di turnamen WTA 1000 pertama musim ini.

Petenis asal Polandia tersebut akan memimpin daftar pemain elite yang berlaga di Doha.

Selain Sabalenka, satu nama besar lain yang juga menarik diri dari turnamen ini adalah Jessica Pegula.

Meski demikian, sebagian besar pemain Top 10 dunia akan tetap ambil bagian, sehingga persaingan di Doha tetap akan berlangsung sengit dan menarik.

BACA JUGA: Baptiste Jungkalkan Unggulan! Hasil Abu Dhabi Open Hari Ke-2: Baptiste Singkirkan Unggulan, Drama Tiga Set Warnai Babak 16 Besar

Sabalenka Fokus ke Dubai Pekan Berikutnya

Walau melewatkan Doha, Sabalenka tidak sepenuhnya absen dari rangkaian turnamen Timur Tengah.

Ia masih dijadwalkan tampil di Dubai Duty Free Tennis Championships, yang juga berstatus WTA 1000, pada pekan berikutnya.

Turnamen tersebut akan menjadi titik balik bagi Sabalenka setelah kegagalan mempertahankan gelar Australian Open.

Cedera Tambah Daftar Penarikan Diri

Tidak hanya Sabalenka, turnamen ini juga kehilangan Lois Boisson. Petenis peringkat 34 dunia itu harus mundur akibat cedera kaki dan bakal absen pula dari turnamen Dubai.

Cedera tersebut membuat Boisson harus menunda ambisinya untuk meraih hasil maksimal di awal musim.

Sebagai pengganti, World No. 46 Emiliana Arango dan World No. 57 Cristina Bucsa resmi masuk ke undian utama turnamen.

Kehadiran dua petenis ini membuka peluang kejutan di sektor undian yang sebelumnya terdapat nama-nama besar.

BACA JUGA: Inilah Juara Tunggal Putra Australia Open Terbanyak: Djokovic Gagal Juara, Tapi Pecahkan Rekor di Melbourne

Jadwal dan Venue Qatar TotalEnergies Open

Turnamen Qatar TotalEnergies Open akan berlangsung di lapangan keras outdoor Doha.

Ajang bergengsi ini dijadwalkan dimulai pada Ahad, 8 Februari, dan berakhir pada Sabtu, 14 Februari.

Sebagai salah satu turnamen WTA 1000, Doha selalu menjadi ajang penting dalam perburuan poin dan kepercayaan diri para petenis papan atas dunia.

Meski tanpa Sabalenka, turnamen ini tetap menjanjikan persaingan ketat, terutama dengan kehadiran Iga Swiatek sebagai unggulan utama serta deretan bintang WTA lainnya yang siap memanfaatkan absennya sang ratu tenis dunia.