Laga panas dua petenis top dunia antara Alcaraz vs Zverev akan tersaji di babak semifinal Australian Open pada Jumat 30 Januari 2026, kedua pemain tersebut berlaga dengan misi besar yang berbeda di Rod Laver Arena.
Pertemuan ini bukan sekadar perebutan tiket final, tetapi juga menjadi panggung pembuktian bagi Carlos Alcaraz dan Alexander Zverev dalam perburuan gelar Grand Slam yang sarat gengsi.
Carlos Alcaraz, petenis nomor satu dunia, selangkah lagi menuju sejarah. Jika mampu menaklukkan Zverev dan melaju hingga juara, petenis Spanyol itu akan menuntaskan Career Grand Slam di usia yang masih sangat muda.
Sementara di sisi lain, Alexander Zverev datang dengan tekad kuat mengakhiri penantian panjangnya atas gelar Grand Slam pertama, setelah tiga kali gagal di partai final.
BACA JUGA: Pegula Gagal Cetak Sejarah! Rybakina Melenggang ke Final Australia Open 2026
Alcaraz vs Zverev: Rivalitas Ketat dan Target Berbeda
Duel Alcaraz vs Zverev menjadi semakin menarik karena catatan pertemuan keduanya yang benar-benar seimbang.
Berdasarkan rekor Lexus ATP Head2Head, kedua petenis berbagi kemenangan sama kuat 6-6.
Fakta ini membuat semifinal Australian Open kali ini terasa seperti laga penentuan supremasi.
Alcaraz tampil luar biasa sepanjang turnamen. Ia melangkah ke semifinal tanpa kehilangan satu set pun, sekaligus mencatatkan semifinal Grand Slam keempat secara beruntun dalam kariernya.
Kemenangan atas Alex de Minaur di perempat final memperlihatkan kematangan Alcaraz dalam mengendalikan tempo, meningkatkan agresivitas, dan menjaga konsistensi dalam reli panjang.
Sebaliknya, perjalanan Zverev menuju empat besar terbilang lebih berat. Petenis Jerman itu harus bekerja ekstra dengan kehilangan set di empat dari lima laga yang ia jalani.
Meski demikian, pengalaman Zverev di Melbourne menjadi modal berharga, terutama setelah tampil sebagai finalis Australian Open musim lalu.
BACA JUGA: Aryna Sabalenka Tak Terbendung! Melaju ke Final Australia Open 2026
Alcaraz Siap Uji Fisik dan Mental Zverev
Carlos Alcaraz mengaku telah memantau dengan saksama performa Zverev sejak awal turnamen.
Ia menyadari kekuatan utama lawannya berada pada servis dan agresivitas dari baseline.
Menurut Alcaraz, kunci kemenangan terletak pada kemampuannya memaksa Zverev bermain dalam reli panjang dan menguras stamina.
Dengan pukulan berat serta pergerakan cepat, Alcaraz diyakini akan mencoba menarik Zverev ke duel fisik yang intens.
Peningkatan level permainan Alcaraz di Melbourne juga terlihat jelas dari cara ia mengatasi tekanan.
Setelah set pembuka yang ketat melawan De Minaur, Alcaraz mampu menaikkan tempo dan menunjukkan kontrol penuh atas pertandingan, sebuah kualitas penting saat menghadapi petenis sekelas Zverev.
Servis Zverev Jadi Senjata Utama
Di kubu Alexander Zverev, servis menjadi faktor penentu. Dalam laga melawan Learner Tien, Zverev mencatatkan 24 ace dan secara konsisten memanfaatkan pukulan pertama untuk mempersingkat reli.
Pola ini diyakini kembali menjadi senjata utama saat menghadapi Alcaraz.
Zverev juga mengandalkan pengalamannya di laga-laga besar Australian Open. Bermain di Rod Laver Arena bukanlah hal baru baginya, berbeda dengan Alcaraz yang baru pertama kali menembus semifinal di Melbourne.
Bagi Zverev, menjaga fokus dan menikmati permainan menjadi pendekatan utama. Ia menegaskan bahwa selain mengejar gelar Grand Slam perdana, menikmati setiap momen di lapangan adalah kunci untuk tampil maksimal di fase krusial turnamen.
BACA JUGA: Wild Card Panas Mubadala Abu Dhabi Open! Janice Tjen & Alexandra Eala Siap Tantang Bintang Dunia
Pertarungan Strategi dan Mentalitas
Semifinal Australian Open ini diprediksi akan ditentukan oleh siapa yang mampu menerapkan strategi terbaik.
Apakah Alcaraz berhasil memperpanjang reli dan menekan fisik Zverev, atau justru Zverev mampu mendikte permainan lewat servis keras dan pengalaman bertanding di level tertinggi.
Dengan rivalitas yang imbang, ambisi besar di kedua kubu, serta tekanan sejarah yang menyertainya, duel Alcaraz vs Zverev berpotensi menjadi salah satu pertandingan terbaik di Australian Open tahun ini.






