Alexander Blockx menciptakan kejutan besar di US Open 2026 setelah menyingkirkan unggulan kelima Flavio Cobolli dengan skor 6-7(4), 6-3, 6-0, 6-3. Kemenangan tersebut mengantarkan petenis Belgia itu ke babak ketiga Grand Slam untuk pertama kalinya dalam karier.
Blockx, yang untuk pertama kalinya menjadi unggulan di turnamen Grand Slam, tampil luar biasa selama dua jam 45 menit. Ia mencetak 17 ace dan memenangkan 86 persen poin dari servis pertamanya untuk mengatasi perlawanan Cobolli.
BACA JUGA: Francisco Cerundolo Comeback Dramatis Singkirkan Taylor Fritz di US Open 2026
Alexander Blockx Bangkit dan Menang 11 Gim Beruntun
Cobolli sempat merebut set pertama melalui tiebreak 7-4. Namun, Alexander Blockx langsung menunjukkan mentalitas kuat pada set berikutnya.
Setelah kedudukan 3-2 pada set kedua, Blockx memenangkan 11 gim secara beruntun hingga unggul 1-0 pada set keempat. Rentetan tersebut membuat pertandingan sepenuhnya berbalik ke tangan petenis berusia 21 tahun itu.
Blockx kemudian mampu menjaga ketenangannya hingga pertandingan berakhir. Ia menutup laga dengan servis love game untuk memastikan kemenangan penting atas salah satu pemain muda paling berbahaya musim ini.
“Saya pikir ini adalah salah satu pengalaman paling gila sepanjang karier saya sejauh ini,” ujar Blockx.
“Atmsofernya luar biasa dan setelah set pertama saya mengatakan kepada diri sendiri untuk tetap tenang. Saya tidak bermain buruk. Saya tahu jauh di dalam diri saya bahwa saya seorang petarung dan akan berjuang sampai bola terakhir.”
Alexander Blockx Cetak Sejarah untuk Belgia
Kemenangan atas Cobolli menjadi kemenangan Top-10 kedua dalam karier Alexander Blockx. Hasil tersebut juga menciptakan catatan bersejarah bagi tenis Belgia.
Blockx menjadi petenis putra Belgia pertama yang meraih kemenangan atas pemain Top-10 di US Open sejak Oliver Rochus mengalahkan Carlos Moya pada 2000.
BACA JUGA: Babak 32 Besar US Open 2026: Alcaraz Atasi Wu Yibing
Perkembangan Blockx dalam 12 bulan terakhir juga sangat mengesankan. Setahun lalu, ia masih berada di peringkat 116 PIF ATP Rankings. Kini, berkat penampilan impresifnya di New York, Blockx telah naik ke peringkat 32 dalam Live Rankings.
Flavio Cobolli Gagal Melanjutkan Perjalanan
Di sisi lain, Flavio Cobolli harus mengakhiri perjalanan lebih awal meski datang ke US Open dengan performa Grand Slam yang menjanjikan.
Petenis Italia tersebut mencapai final Roland Garros dan perempat final Wimbledon tahun ini. Ia juga harus melalui pertandingan panjang pada dua babak sebelumnya, termasuk kemenangan lima set atas Francisco Comesana dan empat set melawan Tristan Schoolkate.
Namun, Cobolli tidak mampu menemukan level permainan terbaik ketika menghadapi Blockx.
Kekalahan ini membuat perjuangan Cobolli untuk lolos ke Nitto ATP Finals semakin menantang. Petenis berusia 24 tahun tersebut masih berada di posisi keempat PIF ATP Live Race To Turin dan mengincar penampilan pertamanya di turnamen akhir musim tersebut.
Alexander Blockx Tantang Francisco Cerundolo
Menariknya, Alexander Blockx akan menghadapi Francisco Cerundolo di babak keempat US Open 2026.
Cerundolo lebih dahulu memastikan tempat di babak tersebut setelah membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan kesembilan sekaligus wakil tuan rumah, Taylor Fritz.
BACA JUGA: US Open 2026: Ben Shelton Lolos Dramatis, Rafael Jodar Tersingkir
Petenis Argentina itu bangkit dari ketertinggalan dua set dan menang 3-6, 4-6, 6-3, 6-4, 6-4 dalam pertandingan selama tiga jam 39 menit.
Cerundolo datang ke New York setelah menelan tiga kekalahan beruntun. Namun, ia kini mendapatkan momentum besar dan akan menjadi ujian berat bagi Alexander Blockx dalam perebutan tiket ke perempat final.






