Carlos Alcaraz Raih Career Grand Slam setelah menjuarai Australian Open 2026 dan mencatatkan namanya sebagai petenis putra termuda yang berhasil meraih prestasi luar biasa tersebut di Era Terbuka.
Petenis Spanyol berusia 22 tahun itu mengalahkan rival beratnya, Novak Djokovic, di partai final Melbourne untuk merebut gelar Grand Slam ketujuh dalam kariernya.
Kemenangan di Rod Laver Arena bukan hanya menghadirkan trofi Australian Open pertama bagi Alcaraz, tetapi juga menyempurnakan koleksi gelar mayor yang sebelumnya telah ia raih di Roland Garros, Wimbledon, dan US Open.
Prestasi ini mengukuhkan status Alcaraz sebagai salah satu petenis paling berpengaruh di generasi modern.
Carlos Alcaraz Raih Career Grand Slam di Usia 22 Tahun
Dengan pencapaian tersebut, Carlos Alcaraz Raih Career Grand Slam dan menjadi petenis keenam di Era Terbuka yang mampu memenangkan keempat turnamen Grand Slam.
Lebih istimewa lagi, Alcaraz mencatat rekor sebagai pemain termuda yang mencapai tonggak sejarah ini, yakni pada usia 22 tahun 272 hari.
Sebelum Alcaraz, hanya segelintir legenda yang mampu menuntaskan Career Grand Slam, termasuk Roger Federer, Rafael Nadal, dan Novak Djokovic.
Djokovic sendiri menjadi pemain terakhir yang melakukannya pada 2016. Kini, Alcaraz masuk dalam daftar elite tersebut di usia yang jauh lebih muda.
Perjalanan Sulit Alcaraz Menuju Gelar Australian Open
Australian Open 2026 menjadi turnamen yang penuh tantangan bagi Alcaraz. Pada edisi-edisi sebelumnya, prestasi terbaiknya di Melbourne hanya mencapai perempat final.
Namun tahun ini, Alcaraz tampil jauh lebih matang dan konsisten sejak babak awal.
Salah satu momen paling krusial terjadi di semifinal, ketika Alcaraz harus menjalani laga terpanjang dalam sejarah turnamen.
Ia mengalahkan Alexander Zverev dalam duel lima set berdurasi lima jam 27 menit, menunjukkan ketangguhan fisik dan mental luar biasa.
Kemenangan tersebut menjadi titik balik menuju partai final, di mana Alcaraz kembali menunjukkan karakter juara saat menaklukkan Novak Djokovic dalam empat set dan memastikan gelar Australian Open perdananya.
BACA JUGA: 24 Gelar dan Belum Selesai: Daftar Rekor Grand Slam Novak Djokovic yang Mengguncang Sejarah
Masuk Klub Legenda Career Grand Slam
Dengan keberhasilan ini, Alcaraz bergabung dengan daftar elite pemain yang pernah menuntaskan Career Grand Slam di Era Terbuka.
Ia bahkan melampaui rekor usia Rafael Nadal dan Roger Federer saat menyelesaikan prestasi serupa.
Dalam sejarah tenis putra, hanya sembilan pemain yang pernah meraih Career Grand Slam.
Tiga di antaranya melakukannya sebelum Era Terbuka, sementara Rod Laver menjadi satu-satunya pemain yang mampu mencapainya dua kali, sebagai amatir dan profesional.
Keberhasilan Alcaraz mempertegas posisinya sebagai simbol era baru tenis dunia, sekaligus penerus dominasi para legenda sebelumnya.
Rekor dan Statistik Mengesankan Alcaraz
Australian Open 2026 menjadi penampilan Grand Slam ke-20 bagi Alcaraz. Ia kini memiliki rekor luar biasa 7 kemenangan dari 8 final Grand Slam yang ia mainkan.
Petenis Spanyol itu telah memenangkan Roland Garros, Wimbledon, dan US Open masing-masing dua kali.
Alcaraz juga tercatat sebagai petenis putra termuda di Era Terbuka yang berhasil mengoleksi tujuh gelar Grand Slam. Prestasi ini melampaui rekor Bjorn Borg yang meraih gelar ketujuhnya pada usia hampir 23 tahun.
Tak hanya itu, Alcaraz juga menjadi petenis Spanyol kedua yang mampu menjuarai Australian Open, menyusul idolanya sejak kecil, Rafael Nadal, yang sukses di Melbourne pada 2009 dan 2022.
Karier Cemerlang yang Terus Menanjak
Perjalanan Alcaraz menuju puncak tenis dunia berlangsung sangat cepat. Pada 2022, ia memenangkan gelar Grand Slam pertamanya di US Open sekaligus menjadi petenis termuda yang pernah menduduki peringkat satu dunia sejak sistem ranking ATP diberlakukan.
Kesuksesan berlanjut di Wimbledon 2023 dan 2024. Dan sebelum ia mendominasi lapangan tanah liat dengan menjuarai Roland Garros pada 2024 dan 2025.
Kemenangan di Australian Open 2026 kini melengkapi lembar prestasi gemilang Alcaraz.
Dengan usia yang masih sangat muda dan koleksi gelar mayor yang terus bertambah, masa depan Alcaraz diprediksi akan semakin bersinar di kancah tenis internasional.






