Tenis  

Peyton Stearns Juara ATX Open Austin, Wujudkan Mimpi di Kota Sendiri

Peyton Stearns Juara ATX Open Austin, Wujudkan Mimpi di Kota Sendiri
Peyton Stearns - DOkumentasi : (c) WTA

Peyton Stearns akhirnya mewujudkan mimpi besarnya di Austin setelah menjuarai ATX Open 2026. Petenis Amerika Serikat itu tampil tangguh untuk menundukkan kompatriotnya, Taylor Townsend, dengan skor 7-6(8), 7-5 dalam final yang berlangsung selama 2 jam 22 menit.

Gelar ini menjadi trofi tunggal WTA kedua dalam karier Peyton Stearns, sekaligus pencapaian emosional di turnamen yang memiliki makna khusus bagi dirinya.

Peyton Stearns Wujudkan Mimpi di Austin

Tiga tahun lalu, Stearns meraih kemenangan main draw WTA pertamanya di Austin, kota yang menjadi rumah keduanya setelah meniti karier tenis kampus di University of Texas at Austin.

Saat itu ia sempat mengatakan akan sangat spesial jika seorang pemain Longhorn bisa mengangkat trofi turnamen tersebut. Janji itu kini benar-benar terwujud.

BACA JUGA: Cobolli Kalahkan Tiafoe: Sabet Gelar Acapulco 2026

Meski datang ke turnamen dengan modal kurang meyakinkan, dua tahun beruntun tersingkir di babak pertama, Stearns justru menunjukkan mental baja sepanjang pekan.

Perjalanan Berat Menuju Gelar

Perjalanan Stearns menuju final tidak mudah. Ia bahkan sempat kehilangan set pembuka pada laga pertamanya melawan Francesca Jones.

Namun petenis berusia 24 tahun itu bangkit dan terus melaju. Ia memenangkan dua laga berikutnya melalui pertarungan tiga set sebelum akhirnya menembus final tur level untuk pertama kalinya dalam hampir dua tahun.

Final terakhirnya sebelumnya terjadi pada Mei 2024 saat ia menjuarai turnamen WTA 250 di Rabat, Maroko.

Duel Sengit Lawan Townsend

Pertarungan final berlangsung ketat sejak awal. Townsend, yang tampil di final tunggal WTA pertamanya, sempat memegang kendali hampir sepanjang set pertama.

Petenis kidal itu bahkan memperoleh dua set point saat unggul 5-3. Namun Stearns menunjukkan ketenangan luar biasa dengan menyelamatkan keduanya, lalu menggagalkan satu set point lagi di tie-break sebelum akhirnya mengamankan set pertama pada peluang kelima.

BACA JUGA: Medvedev Raih Gelar Dubai Tennis Championships Setelah Griekspoor Mundur

Memasuki set kedua, Townsend kembali memberi tekanan. Ia dua kali bangkit dari posisi tertinggal break dan bahkan hanya berjarak dua poin dari memaksakan set penentuan.

Namun Stearns tetap kokoh. Ia mempertahankan servis penting pada kedudukan 5-5 setelah sempat tertinggal 0-40, lalu menyapu tiga gim terakhir untuk memastikan kemenangan.

Tren Positif di Final All-American

Final ini menandai dua tahun berturut-turut Austin menghadirkan partai puncak sesama pemain Amerika. Tahun sebelumnya, Jessica Pegula mengalahkan McCartney Kessler untuk merebut gelar 2025.

Atmosfer kandang tampak memberi energi tambahan bagi Stearns yang tampil penuh determinasi sepanjang turnamen.

Meski gagal di final tunggal, Townsend tidak pulang dengan tangan kosong. Beberapa jam kemudian ia bangkit dan menjuarai nomor ganda bersama Storm Hunter.

Pasangan unggulan teratas itu mengalahkan duet Eudice Chong / Liang En-shuo dengan skor 6-3, 6-4.

BACA JUGA: Sabet Gelar Kelima ATP, Luciano Darderi Juara BCI Seguros Chile Open Usai Tumbangkan Hanfmann

Momentum Penting bagi Karier Stearns

Gelar di Austin berpotensi menjadi titik balik penting bagi Stearns, yang saat ini berada di peringkat 53 dunia. Dengan performa konsisten dan mental kuat di momen krusial, ia menunjukkan kapasitas untuk bersaing lebih jauh di level WTA.

Jika mampu menjaga momentum, bukan tidak mungkin Stearns akan segera menembus Top 50 bahkan lebih tinggi dalam beberapa bulan ke depan.