Jadwal Tenis Australia Open Hari Ke-6 menghadirkan salah satu hari paling menentukan di sektor tunggal putri. Di bawah terik suhu yang diprediksi menembus 40 derajat Celsius, 16 petenis terbaik dari paruh atas undian akan bertarung memperebutkan tiket menuju putaran tiga atau babak 16 besar Grand Slam pertama musim ini.
Bukan hanya panas cuaca yang menjadi musuh utama, tetapi juga tekanan mental. Babak ketiga selalu menjadi ambang batas yang memisahkan mimpi dan kenyataan.
Bagi unggulan teratas, ini adalah kewajiban profesional. Bagi pemain nonunggulan dan kualifikator, ini bisa menjadi momen terbesar dalam karier.
Empat unggulan papan atas, Aryna Sabalenka, Coco Gauff, Jasmine Paolini, dan Mirra Andreeva, turun gelanggang dengan status favorit. Namun sejarah Australia Open berkali-kali membuktikan bahwa kejutan selalu punya ruang.
Panas Melbourne dan Ambang Batas Menuju Pekan Kedua
Hari keenam bukan sekadar lanjutan turnamen, melainkan gerbang menuju fase krusial. Banyak pemain sepanjang kariernya tak pernah melampaui babak ini.
Zeynep Sonmez, petenis Turki peringkat 112 dunia, baru menjalani Grand Slam keenam dalam hidupnya dan belum pernah menembus babak 16 besar.
Hal serupa dialami Elena-Gabriela Ruse yang memainkan Grand Slam ke-15 tanpa pernah melampaui ronde ketiga.
Bagi Hailey Baptiste, ini adalah musim ketujuh tampil di Grand Slam, dan kesempatan menyamai pencapaian ronde keempat Roland Garros 2025 menjadi motivasi besar.
Sementara itu, bagi para unggulan, kegagalan di tahap ini nyaris dianggap bencana.
Sabalenka vs Potapova: Ujian Konsistensi Sang Ratu Melbourne
Aryna Sabalenka datang ke laga ini dengan modal mengerikan: 45 kemenangan set dari 50 set terakhir. Statistik itu menempatkannya sejajar dengan legenda seperti Graf, Hingis, Seles, dan Serena.
Rekor pertemuan melawan Anastasia Potapova juga mutlak: 2-0, dengan dua kemenangan telak 6-1, 6-2 di Stuttgart 2023 dan 6-2, 6-2 di Roma 2025.
Sabalenka hanya kehilangan sembilan gim dalam dua laga sebelumnya dan memburu final keempat beruntun di Melbourne.
Di sisi lain, Potapova datang tanpa beban. Kemenangan 7-6(3), 6-2 atas Emma Raducanu memberinya kepercayaan diri, meski ia mengakui tampil dengan kondisi jari yang cedera.
Gauff vs Baptiste: Duel Sahabat Amerika Serikat
Pertemuan Coco Gauff dan Hailey Baptiste menjadi laga sarat emosi. Mereka saling mengenal sejak usia junior.
Gauff unggul 1-0 dalam head-to-head dari Washington 2023. Musim ini, ia membuka tahun dengan lima kemenangan dari enam laga dan hanya kehilangan sembilan gim, sama impresifnya dengan Sabalenka.
Baptiste datang setelah menyingkirkan Storm Hunter 6-2, 6-1. Ia mengakui laga ini sebagai kesempatan emas menguji diri melawan salah satu pemain terbaik dunia.
Paolini vs Jovic: Ujian Berat Unggulan Muda
Iva Jovic menjalani Grand Slam pertamanya sebagai unggulan. Setahun lalu ia masih peringkat 191 dan tersingkir di ronde kedua.
Kini, setelah hanya kehilangan delapan gim dari dua laga, ia harus menghadapi Jasmine Paolini yang juga tampil efisien dan unggul 2-0 dalam rekor pertemuan.
Paolini jelas menjadi penghalang terberat bagi remaja 18 tahun itu untuk mencetak sejarah pribadi.
Andreeva vs Ruse: Remaja Ajaib Hadapi Penakluk Unggulan
Mirra Andreeva baru saja mengguncang arena dengan menumbangkan Maria Sakkari 6-0, 6-4 di tengah dukungan keras penonton pro-Yunani.
Kini, ia menghadapi Elena-Gabriela Ruse yang datang dengan dua kejutan besar: menyingkirkan Dayana Yastremska dan Ajla Tomljanovic.
Duel ini mempertemukan momentum muda melawan ketenangan pemain berpengalaman.
Svitolina vs Shnaider: Kesegaran Melawan Ketangguhan
Elina Svitolina memulai 2026 dengan rekor sempurna 7-0 setelah memutuskan mengakhiri musim 2025 lebih awal demi pemulihan.
Di seberang net, Diana Shnaider baru saja menyelamatkan tiga match point dan bangkit dari defisit 0-2 di set ketiga. Mental baja menjadi senjatanya menghadapi Svitolina.
Mboko vs Tauson: Duel Power Paling Seimbang
Secara peringkat, ini laga paling ketat: Victoria Mboko (17) vs Clara Tauson (14).
Mboko adalah juara WTA 1000 Montreal 2025 dan juara Hong Kong, sementara Tauson dikenal sebagai juara muda sejak 2021.
Mboko lolos dengan kemenangan 6-4, 6-3 atas Caty McNally, sedangkan Tauson harus bertarung tiga set melawan Polina Kudermetova.
Muchova vs Linette: Ancaman Terselubung
Karolina Muchova unggul 3-1 dalam rekor pertemuan, namun dua laga terakhirnya berjalan sulit.
Magda Linette datang dengan kepercayaan diri setelah menyingkirkan unggulan 15 Emma Navarro dan Ann Li. Ia menyadari bahwa Muchova bisa mendominasi atau justru goyah, tergantung situasi.
Putintseva vs Sonmez: Kisah Kualifikator yang Menolak Berhenti
Zeynep Sonmez telah memainkan lima kemenangan beruntun, termasuk babak kualifikasi. Dukungan fans Turki menjadi energi tambahan.
Namun Yulia Putintseva, pemain Top 100 sejak 2014, datang dengan pengalaman panjang dan kemenangan telak 6-1, 6-2 atas Elsa Jacquemot.
BACA JUGA: Tiga Petenis AS Tembus R3 Australia Open, Dominasi Negeri Paman Sam Menggema di Melbourne
Jadwal Tunggal Putri Australia Open Hari Ini, Jumat 23 Januari 2026
Berikut beberapa laga utama dari Jadwal Tenis Australia Open Hari Ke-6:
| Waktu WIB | Arena | Pertandingan |
|---|---|---|
| 07:30 | Rod Laver Arena | Aryna Sabalenka (1) vs Anastasia Potapova |
| 08:40 | Court 13 | Zeynep Sonmez vs Yulia Putintseva |
| 09:50 | Court 13 | Karolina Muchova (19) vs Magda Linette |
| 10:00 | Rod Laver Arena | Coco Gauff (3) vs Hailey Baptiste |
| 11:00 | John Cain Arena | Victoria Mboko (17) vs Clara Tauson (14) |
| 13:00 | John Cain Arena | Iva Jovic (29) vs Jasmine Paolini (7) |
| 15:00 | Margaret Court Arena | Elina Svitolina (12) vs Diana Shnaider (23) |
| 16:40 | Margaret Court Arena | Mirra Andreeva (8) vs Elena-Gabriela Ruse |
Dengan suhu ekstrem, tekanan sejarah, dan deretan duel seimbang, Jadwal Tenis Australia Open Hari Ke-6 dipastikan menjadi salah satu hari paling dramatis di Melbourne.
Hari ini bukan sekadar soal menang, tetapi soal siapa yang layak melangkah ke pekan kedua dan menjaga mimpi Grand Slam tetap hidup.






