Dua gol Mac Allister menjadi sorotan utama saat Liverpool memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions usai membantai Qarabag FK dengan skor telak 6-0 di Anfield.
Kemenangan meyakinkan ini mengantar The Reds finis di posisi ketiga klasemen fase liga UEFA Champions League sekaligus memperpanjang catatan buruk Qarabag saat menghadapi tim asal Inggris.
Liverpool tampil dominan sejak menit awal, menunjukkan reaksi sempurna setelah rekor 13 laga tanpa kekalahan mereka terhenti di ajang domestik akhir pekan lalu.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, pasukan Arne Slot tampil agresif dan tanpa ampun.
BACA JUGA: Gila! Gol Kiper Anatoliy Trubin Menit 98 Antar Benfica ke Playoff, Real Madrid Tersungkur
Dua Gol Mac Allister Jadi Awal Malam Panjang Qarabag
Meski harus kehilangan Jeremie Frimpong lebih awal karena cedera, Liverpool tak kehilangan fokus.
Justru, tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui Alexis Mac Allister.
Gelandang asal Argentina itu sukses menyambar bola hasil situasi dekat gawang, mencetak gol keduanya di fase liga Liga Champions musim ini.
Gol pembuka tersebut membuat Liverpool semakin percaya diri. Enam menit berselang, Hugo Ekitike mengirimkan umpan terukur kepada Florian Wirtz.
Dengan satu sentuhan untuk mengontrol bola, Wirtz melepaskan sepakan akurat ke sudut bawah gawang yang tak mampu dijangkau Mateusz Kochalski.
Liverpool Dominan, Qarabag Tak Berkutik
Serangan Liverpool terus mengalir tanpa henti. Menjelang turun minum, Andy Robertson hampir menambah gol lewat tembakan jarak jauh yang melayang tipis di atas mistar.
Sementara itu, Dominik Szoboszlai dan Cody Gakpo memaksa Kochalski bekerja keras lewat dua penyelamatan penting.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan nyaman bagi The Reds, yang sepenuhnya mengontrol tempo permainan dan mematikan ruang gerak Qarabag.
Gol Salah dan Rentetan Empat Menit Mematikan
Memasuki babak kedua, Qarabag yang sebelumnya kalah di dua laga tandang Liga Champions kembali kebobolan lebih awal.
Dominik Szoboszlai menjadi kreator gol ketiga dengan memberikan bola matang kepada Mohamed Salah. Penyerang Mesir itu melepas sepakan indah dari tepi kotak penalti yang bersarang ke gawang lawan.
Gol tersebut menjadi awal rentetan mimpi buruk Qarabag. Dalam kurun waktu empat menit, Liverpool mencetak dua gol tambahan yang memastikan kemenangan telak.
Hugo Ekitike lebih dulu mencatatkan namanya di papan skor lewat aksi individu brilian, melewati dua pemain sebelum menuntaskan peluang di depan tribun Kop.
Tak lama kemudian, Alexis Mac Allister kembali mencetak gol keduanya malam itu lewat penyelesaian jarak dekat di kotak enam yard.
Rotasi Pemain, Chiesa Lengkapi Kemenangan
Dengan keunggulan besar dan posisi delapan besar hampir aman, Arne Slot mulai merotasi sejumlah pemain intinya di 25 menit terakhir. Meski begitu, intensitas Liverpool tetap terjaga.
Federico Chiesa yang masuk sebagai pemain pengganti menutup pesta gol Anfield. Menerima umpan matang dari Virgil van Dijk, Chiesa dengan tenang menceploskan bola untuk mengubah skor menjadi 6-0.
Kemenangan ini menegaskan kekuatan Liverpool sebagai salah satu kandidat serius di fase gugur Liga Champions, sekaligus menandai performa impresif lini tengah mereka yang dikomandoi Mac Allister.
BACA JUGA: Laga Hidup Mati di Paris! PSG vs Newcastle Berebut Tiket 16 Besar Liga Champions
Qarabag Tetap Ukir Sejarah
Di balik kekalahan telak tersebut, Qarabag tetap mencatatkan sejarah penting.
Klub asal Azerbaijan itu menjadi tim pertama dari negaranya yang mampu menembus fase gugur Liga Champions, sebuah pencapaian bersejarah meski harus dibayar mahal di Anfield.






