Victoria Mboko tundukkan juara Australia Open 2026 dalam laga dramatis perempat final Qatar TotalEnergies Open 2026.
Petenis muda Kanada itu menunjukkan mental baja saat bangkit dari ketertinggalan di set penentuan untuk menyingkirkan unggulan kedua sekaligus juara bertahan Australia Open, Elena Rybakina.
Mboko yang kini menempati peringkat 13 dunia sukses menang 7-5, 4-6, 6-4 dalam duel sengit berdurasi 2 jam 23 menit di Doha.
Kemenangan ini memastikan langkahnya ke semifinal turnamen WTA 1000 sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu rising star paling berbahaya di tur WTA musim ini.
BACA JUGA: Maria Sakkari Hentikan Dominasi Swiatek, Comeback Sensasional di Perempat Final Doha
Victoria Mboko Tundukkan Juara Australia Open di Laga Penuh Drama
Pertandingan ini menjadi babak keempat rivalitas Mboko dan Rybakina. Meski Mboko pernah mengalahkan petenis Kazakhstan itu dalam perjalanan menuju gelar terobosannya di Montreal tahun lalu, Rybakina tetap unggul 2-1 dalam rekor pertemuan mereka sebelum laga ini.
Set pertama berlangsung penuh perubahan momentum. Mboko sempat unggul cepat 2-0, namun Rybakina membalas dengan merebut lima dari enam gim berikutnya untuk memimpin 5-3.
Tak gentar, Mboko kembali meningkatkan intensitas permainan dan merebut empat gim beruntun untuk mengunci set pembuka 7-5.
Rybakina merespons di set kedua. Ia mematahkan servis lebih dulu dan unggul 3-1. Mboko sempat menyamakan kedudukan 3-3, namun konsistensi Rybakina membuatnya menutup set kedua 6-4 dan memaksa pertandingan ke set penentuan.
Mental Juara Mboko Bersinar di Set Ketiga
Di set ketiga, Rybakina kembali menunjukkan kualitasnya sebagai juara Grand Slam. Ia memimpin 4-2 setelah memanfaatkan satu break krusial. Namun di momen genting inilah Mboko menunjukkan ketangguhannya.
Dengan permainan agresif dan keberanian mengambil risiko, Mboko berhasil membalas break untuk menyamakan skor 4-4.
Pada gim ke-10 saat memimpin 5-4, ia mendapatkan tiga match point di angka 0-40 pada servis Rybakina. Namun sang juara Australia Open mampu menyelamatkan semuanya.
Tak menyerah, Mboko mendapatkan match point keempat. Kali ini ia langsung menekan lewat pengembalian backhand keras dari servis kedua Rybakina, memaksa lawannya melakukan kesalahan di depan net. Skor akhir 7-5, 4-6, 6-4 memastikan tiket semifinal untuk Mboko.
BACA JUGA: Iga Swiatek Hajar Kasatkina dan Siap Bentrok Panas Lawan Sakkari di Perempat Final Qatar Open 2026
Kunci Kemenangan: Tekanan Tanpa Beban
Usai pertandingan, Mboko mengaku sudah mempersiapkan diri untuk laga berat melawan salah satu server terbaik di dunia.
“Saya tahu ini akan menjadi pertarungan besar. Dia baru saja memenangkan Australia Open dan saya sudah beberapa kali bertemu dengannya. Jadi saya tahu ini tidak akan mudah,” ujar Mboko kepada media.
Ia juga menyebut bahwa bermain tanpa tekanan justru menjadi kunci keberhasilannya.
Tidak membebani diri untuk selalu mempertahankan servis membuatnya bisa bermain lebih lepas dan agresif.
“Saya pikir dia adalah server terbaik di tur. Kadang saya bahkan terkejut bisa mematahkan servisnya di momen penting,” tambah Mboko.
Statistik menunjukkan Mboko tampil berani dalam return game, terutama saat menyerang servis kedua Rybakina di fase krusial.
Tantangan Berikutnya: Jelena Ostapenko
Di semifinal, Mboko akan menghadapi Jelena Ostapenko. Mantan juara French Open itu melangkah ke empat besar usai mengalahkan Elisabetta Cocciaretto dengan skor 7-5, 6-4.
Ostapenko mencatat sejarah dengan meraih kemenangan ke-24 sepanjang kariernya di Doha, terbanyak dibanding pemain lain dalam sejarah turnamen ini.
Pengalaman dan agresivitasnya akan menjadi ujian berat bagi Mboko.
Pertemuan ini akan menjadi duel pertama antara Mboko dan Ostapenko di level WTA. Jika mampu menang, Mboko berpeluang menjadi petenis Kanada keempat yang menembus Top 10 Peringkat WTA.
Mboko Kian Kokoh di Panggung Besar
Kemenangan atas Rybakina semakin mempertegas bahwa Victoria Mboko bukan lagi sekadar talenta muda potensial.
Ia kini konsisten bersaing di level elite dan menunjukkan kapasitas untuk mengalahkan pemain Top 5 dunia.
Sebelum menyingkirkan Rybakina, Mboko juga mengalahkan unggulan kelima Mirra Andreeva. Dua kemenangan beruntun atas pemain papan atas menjadi bukti bahwa performanya bukan kebetulan.
Dengan usia yang masih belia dan mentalitas kompetitif yang kuat, Mboko kini menjadi ancaman serius dalam perebutan gelar WTA 1000 Doha 2026.
Apakah kisah sensasional ini akan berlanjut hingga partai final? Publik tenis dunia kini menantikan babak selanjutnya dari perjalanan luar biasa bintang muda Kanada tersebut.






