Cuaca Jadi Musuh Utama, Adaptasi Sam Lowes dengan Ducati di WorldSBK 2026 Tersendat

Cuaca Jadi Musuh Utama, Adaptasi Sam Lowes dengan Ducati di WorldSBK 2026 Tersendat
Sam Lowes - Dokumentasi IG: @sam.lowes22

Adaptasi Sam Lowes dengan Ducati Panigale V4 R belum berjalan ideal pada awal persiapan WorldSBK 2026.

Pembalap asal Inggris itu harus menghadapi tantangan besar saat tes pramusim perdana di Jerez terganggu cuaca buruk, yang membuat proses pemahaman motor barunya berjalan jauh dari rencana.

Tes pramusim World Superbike 2026 di Sirkuit Jerez, Spanyol, yang berlangsung pada 21-22 Januari, diwarnai hujan deras hampir sepanjang sesi.

Kondisi ini memaksa banyak pembalap mengurangi waktu lintasan, termasuk Lowes yang baru menjalani tes perdananya bersama Ducati Panigale V4 R versi terbaru.

Adaptasi Sam Lowes Dengan Ducati Panigale V4 R Terhambat Hujan

Cuaca ekstrem menjadi cerita utama pada tes pertama WorldSBK musim 2026. Hujan mengguyur lintasan sejak hari pertama, membuat sebagian besar pembalap memilih tidak turun sama sekali.

Situasi serupa berlanjut di hari kedua. Trek masih basah pada pagi hari, sehingga mayoritas rider baru turun lintasan pada sore hari.

BACA JUGA: Pedro Acosta Buka Suara Soal Rumor Ducati 2027, Isyarat Tinggalkan KTM?

Sam Lowes pun baru bisa memulai sesi sekitar pukul 14.00 waktu setempat, sebelum hujan kembali datang lebih cepat dari perkiraan.

Akibatnya, Lowes hanya mampu mencatat sekitar 25-26 lap sepanjang dua hari pengujian.

Waktu Lintasan Minim, Lowes Tetap Tampil Kompetitif

Meski waktu tes sangat terbatas, Sam Lowes tetap mampu mencatatkan hasil yang cukup menjanjikan.

Ia menutup tes Jerez sebagai pembalap tercepat keempat secara keseluruhan, sebuah pencapaian positif mengingat ini adalah debutnya dengan paket terbaru Ducati.

“Lap time saya tidak buruk, tapi kondisinya sangat sulit,” ujar Lowes.
Ia mengakui harus mengerem lebih awal di beberapa tikungan demi menghindari area licin yang rawan kecelakaan.

Lowes juga menyebut sektor tiga dan empat terasa cukup kompetitif, meski ia mengaku terlalu berhati-hati di beberapa bagian lintasan.

Perubahan Ergonomi Jadi Tantangan Ducati Panigale V4 R

Selain faktor cuaca, Lowes juga mengungkap bahwa Ducati Panigale V4 R versi 2026 memiliki perbedaan signifikan dari motor sebelumnya, terutama dari sisi ergonomi dan posisi duduk.

“Motornya terasa cukup berbeda, terutama posisi jok dan ergonominya. Saya belum 100 persen nyaman,” jelas Lowes.

Kondisi ini membuatnya belum sempat mengeksplorasi berbagai opsi pengaturan yang sebenarnya sudah tim Ducati siapkan untuk tes awal musim.

BACA JUGA: Hamilton Terpukau Mobil Baru! Ferrari F1 2026 Disebut Bikin Deg-degan Sejak Lap Pertama di Maranello

Fokus Uji Ergonomi dan Suspensi Depan

Pada tes berikutnya di Portimao, Portugal, Lowes berencana memusatkan perhatian pada beberapa aspek krusial, antara lain: Posisi setang yang lebih nyaman, variasi ukuran dan bentuk jok, dan arah pengembangan suspensi depan

Semua keputusan tersebut sangat penting karena akan menjadi dasar spesifikasi motor yang digunakan Ducati pada seri pembuka WorldSBK 2026 di Australia.

“Kami harus membuat keputusan besar untuk Australia, dan itu sulit jika hanya mengandalkan 25 lap,” tambahnya.

Tes Portimao Jadi Penentu, Tapi Cuaca Kembali Mengancam

Tes pramusim berikutnya di Portimao yang akan berlangsung pada 28–29 Januari sejatinya menjadi kesempatan emas bagi Lowes untuk mengejar ketertinggalan.

Namun, situasi cuaca kembali menjadi tanda tanya besar. Prakiraan menyebutkan wilayah selatan Portugal akan dilanda angin kencang dan hujan sepanjang pekan, termasuk selama jadwal tes berlangsung.

Jika kondisi serupa kembali terjadi, proses adaptasi Sam Lowes dengan Ducati Panigale V4 R berpotensi kembali tersendat menjelang balapan perdana musim 2026.

BACA JUGA: Resmi! Pata Yamaha Pamer Livery WorldSBK 2026, Xavi Vierge Datang Bawa Harapan Baru

Optimisme Tetap Terjaga Jelang WorldSBK 2026

Meski menemui berbagai kendala, Lowes tetap menaruh optimisme tinggi. Ia menegaskan Ducati tetap memiliki paket yang sangat kompetitif, dan tugas terbesarnya saat ini adalah memahami karakter motor serta menentukan arah pengembangan yang tepat.

“Ducati sudah terbukti kuat. Sekarang tinggal soal memahami motor baru dan menemukan setelan terbaik,” tegasnya.

Dengan tes Portimao dan seri Australia yang semakin dekat, perhatian publik kini tertuju pada seberapa cepat Sam Lowes bisa menemukan kenyamanan penuh bersama Ducati di WorldSBK 2026.