Persik Kediri Benamkan Bali United, Rekor Tak Terkalahkan Serdadu Tridatu Terhenti Pada Drama 5 Gol

Persik Kediri Benamkan Bali United, Rekor Tak Terkalahkan Serdadu Tridatu Terhenti Pada Drama 5 Gol
Persik Kediri benamkan Bali United di pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Brawijaya Kediri dengan skor 3-2, Jumat (30/1) sore WIB. - Dokumentasi: (c) Persik Kediri

Persik Kediri benamkan Bali United dalam duel sengit pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (30/1) sore WIB.

Pertandingan penuh drama tersebut berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Macan Putih, sekaligus mengakhiri rekor tujuh laga tanpa kekalahan Serdadu Tridatu.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persik tampil agresif dan menunjukkan mental kuat meski sempat tertinggal lebih dulu.

Lima gol tercipta dalam laga ini, menjadikannya salah satu pertandingan paling menarik di pekan ke-19.

Persik Kediri Benamkan Bali United Lewat Comeback Impresif

Persik Kediri harus menerima kenyataan pahit lebih dahulu ketika Bali United unggul pada menit ke-23.

Kesalahan antisipasi yang dilakukan Muhammad Firly dimanfaatkan dengan baik oleh tim tamu, membuat gawang Leo Navacchio kebobolan.

Namun, gol tersebut justru memantik kebangkitan Macan Putih. Persik merespons cepat dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-29 lewat Jose Enrique.

Striker asal Spanyol itu memaksimalkan peluang di kotak penalti untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Tak butuh waktu lama, Jose Enrique kembali mencatatkan namanya di papan skor. Pada menit ke-40, ia sukses mencetak gol keduanya sekaligus membawa Persik berbalik unggul 2-1 atas Bali United.

Dominasi Persik di penghujung babak pertama ditutup dengan gol ketiga. Pada menit 45+2, Adrian Luna yang baru bergabung musim ini mencetak gol debutnya dan membawa Persik unggul 3-1 saat turun minum.

Tekanan Bali United di Babak Kedua Gagal Berbuah Gol Tambahan

Memasuki babak kedua, Bali United langsung melakukan perubahan taktik. Pelatih Johnny Jansen memasukkan Rahmat Arjuna dan Teppei Yachida untuk menambah daya gedor.

Intensitas serangan Serdadu Tridatu semakin meningkat setelah Jens Raven dimainkan pada menit ke-59.

Usaha Bali United akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-69. Bek tengah Joao Ferrari mencetak gol lewat situasi bola mati dan memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2.

Gol tersebut membuat jalannya laga semakin terbuka, dengan kedua tim saling menciptakan peluang.

Persik Kediri lebih memilih bermain disiplin dan mengandalkan serangan balik cepat, sementara Bali United terus menekan demi mencari gol penyeimbang.

Namun, rapatnya lini pertahanan Macan Putih dan penampilan solid Leo Navacchio membuat skor tetap bertahan hingga peluit akhir.

Dampak Klasemen: Persik Bangkit, Bali United Tertahan

Kemenangan ini sangat berarti bagi Persik Kediri. Tambahan tiga poin membuat mereka naik ke peringkat ke-11 klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 22 poin.

Hasil ini juga menghentikan tren negatif Persik yang selalu kalah dalam dua laga sebelumnya.

Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan bagi Bali United. Serdadu Tridatu kini tertahan di posisi kedelapan dengan 28 poin dan gagal memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka. Persaingan papan tengah pun semakin ketat menjelang paruh kedua musim.

Susunan Pemain Persik Kediri vs Bali United

Persik Kediri (4-3-3):
Leo Navacchio; Kiko Carneiro, Hamra Hehanussa, Muhammad Firly, Yoga Adiyatma; Adrian Luna, Imanol Garcia, Jon Toral; Wigi Pratama, Jose Enrique, Ezra Walian.
Pelatih: Marcos Reina

Bali United (4-3-3):
Mike Hauptmeijer; Rizky Dwi, Joao Ferrari, Kadek Arel, Ricky Fajrin; Kadek Agung, Jordy Bruijn, Tim Receveur; Mirza Mustafic, Boris Kopitovic, Thijmen Goppel.
Pelatih: Johnny Jansen