Tenis  

Ratu Baru Melbourne Park! Rybakina Raih Gelar Grand Slam Kedua di Australia Open 2026

Ratu Baru Melbourne Park! Rybakina Raih Gelar Grand Slam Kedua di Australia Open 2026
Elena Rybakina Raih Gelar Grand Slam Kedua di Australia Open 2026 - Dokumentasi : (c) WTA

Elena Rybakina raih gelar grand slam kedua setelah menorehkan kemenangan dramatis atas Aryna Sabalenka di partai final Australian Open 2026, Sabtu (31/01/2026) petang WIB.

Petenis Kazakhstan itu tampil tangguh di bawah tekanan untuk menundukkan unggulan teratas dunia dalam duel tiga set yang menegangkan di Rod Laver Arena, Melbourne, Sabtu malam waktu setempat.

Rybakina, yang datang sebagai unggulan kelima, sukses menutup laga final dengan skor 6-4, 4-6, 6-4 setelah bertarung selama dua jam 18 menit.

Kemenangan ini sekaligus menjadi momen balas dendam manis atas Sabalenka, yang tiga tahun sebelumnya menggagalkan impiannya di final Australian Open 2023.

BACA JUGA: Drama 3 Set di Melbourne! Rybakina Jungkalkan Sabalenka dan Juara Tunggal Putri Australia Open 2026

Di bawah atap tertutup Rod Laver Arena, Rybakina tampil konsisten dengan permainan agresif dan servis mematikan.

Ia mencatatkan 28 winner sepanjang pertandingan dan menunjukkan ketenangan luar biasa di momen-momen krusial, termasuk saat menutup laga dengan sebuah ace di championship point.

Elena Rybakina Raih Gelar Grand Slam Kedua di Melbourne

Gelar Australian Open 2026 menjadi trofi Grand Slam kedua dalam karier Elena Rybakina, setelah sebelumnya meraih gelar Wimbledon 2022.

Prestasi ini menempatkannya dalam daftar elit petenis putri yang mampu memenangkan dua Grand Slam pertama mereka di dua permukaan berbeda, yakni rumput dan hard court.

Rybakina juga mencatatkan sejarah sebagai petenis keenam di era Open yang meraih dua gelar Grand Slam pertamanya di rumput dan lapangan keras, mengikuti jejak Amelie Mauresmo, Lindsay Davenport, Maria Sharapova, Martina Hingis, dan Venus Williams.

Trofi Daphne Akhurst Memorial Cup diserahkan langsung oleh Jennifer Capriati, juara Australian Open 2001 dan 2002, dalam seremoni yang penuh emosional bagi Rybakina.

BACA JUGA: Final Australia Open 2026: Nadal Pilih Alcaraz, Djokovic Dianggap Ancaman Besar

Duel Tanpa Cela Menuju Final

Final Australian Open 2026 mempertemukan dua petenis yang melaju ke partai puncak tanpa kehilangan satu set pun sejak awal turnamen.

Bahkan, keduanya menjadi finalis pertama yang mencapai final Grand Slam tanpa kehilangan set sejak Wimbledon 2008, serta yang pertama di Melbourne Park sejak Australian Open 2004.

Pertemuan ini juga menjadi duel ke-15 antara Rybakina dan Sabalenka, sekaligus ulangan final Australian Open 2023. Namun kali ini, hasilnya berbeda.

Rybakina langsung mematahkan servis Sabalenka di gim pembuka dan mengontrol set pertama dengan permainan baseline yang bersih serta servis keras. Ia bahkan menyelamatkan dua break point krusial saat unggul 4-3, sebelum menutup set pertama dengan skor 6-4.

Sabalenka Bangkit, Rybakina Bertahan

Tak ingin kalah dua set langsung, Sabalenka meningkatkan agresivitasnya di set kedua.

Petenis Belarus itu akhirnya berhasil memanfaatkan peluang break saat Rybakina tertinggal 0-40 di gim ke-12. Dan ia pun merebut set kedua 6-4 dan memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.

Momentum sempat berpihak pada Sabalenka di awal set ketiga setelah ia unggul cepat 2-0. Sorakan penonton dan kepercayaan diri petenis nomor satu dunia itu tampak semakin membesar.

Namun, Rybakina menunjukkan mental juara. Ia bangkit dengan mematahkan servis Sabalenka di gim kelima, lalu kembali melakukannya di gim ketujuh untuk berbalik unggul 4-3.

Ketika kesempatan datang di championship point, Rybakina menuntaskannya secara sempurna dengan ace, disambut gemuruh Rod Laver Arena.

BACA JUGA: Comeback Fantastis! Mertens/Zhang Resmi Jadi Juara Ganda Putri Australia Open 2026

Rekor Bersejarah dan Dominasi Top 10

Kemenangan ini juga membuat Rybakina menjadi petenis pertama sejak Naomi Osaka pada 2019 yang mampu menjuarai Australian Open putri dengan mengalahkan tiga petenis top 10 dalam satu turnamen.

Selain Sabalenka di final, Rybakina sebelumnya juga menyingkirkan Iga Swiatek di perempat final. Dan ini mempertegas statusnya sebagai salah satu kekuatan utama di tenis putri dunia saat ini.

Dengan performa stabil, servis keras, dan mental baja, Elena Rybakina raih gelar Grand Slam kedua bukan sekadar catatan statistik. Momen ini melainkan sinyal kuat bahwa ia kini siap menjadi penantang serius dominasi puncak WTA Tour di musim 2026.