Inter Milan Menang atas Borussia Dortmund dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga terakhir fase liga Liga Champions.
Namun, hasil tersebut belum cukup untuk membawa Nerazzurri finis di delapan besar klasemen akhir, sehingga mereka tetap harus melanjutkan perjuangan melalui babak play-off menuju 16 besar.
Bertandang ke Signal Iduna Park, Inter tampil disiplin dan efektif. Meski berada di bawah tekanan tuan rumah pada beberapa fase pertandingan, wakil Italia tersebut mampu memanfaatkan peluang di momen krusial untuk mengamankan tiga poin penting.
Babak Pertama Ketat, Kedua Tim Main Aman
Sejak menit awal, baik Dortmund maupun Inter sama-sama bermain hati-hati. Keduanya menyadari bahwa satu kesalahan bisa berakibat fatal dalam persaingan ketat fase liga.
Dortmund sempat menciptakan peluang emas melalui Serhou Guirassy yang menerima umpan matang Julian Ryerson di kotak penalti.
BACA JUGA: Ajax KO di Kandang! Olympiacos Bangkit Dramatis dan Tembus Fase Gugur Liga Champions
Namun, penyelesaian yang kurang bersih membuat Yann Sommer dengan mudah mengamankan bola.
Inter tidak kalah berbahaya. Federico Dimarco hampir membuka keunggulan lewat tendangan voli keras dari luar kotak penalti, sementara Yann Bisseck juga mencoba peruntungan dengan tembakan jarak jauh. Sayangnya, hingga turun minum, skor masih imbang tanpa gol.
Inter Milan Menang Berkat Tekanan di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, tempo pertandingan meningkat seiring kabar hasil pertandingan lain yang terus berubah.
Inter mulai tampil lebih berani dan meningkatkan intensitas serangan.
Francesco Pio Esposito menjadi salah satu pemain paling aktif di lini depan Inter.
Ia beberapa kali merepotkan pertahanan Dortmund, meski upayanya masih gagal karena disiplinnya barisan bek tuan rumah.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit-menit akhir laga. Henrikh Mkhitaryan memenangkan tendangan bebas di depan kotak penalti Dortmund setelah dilanggar.
Federico Dimarco yang menjadi eksekutor melepaskan sepakan melengkung sempurna melewati pagar hidup dan tak mampu dijangkau kiper Gregor Kobel.
Gol tersebut membuat Dortmund kehilangan arah permainan. Inter yang semakin percaya diri kemudian menggandakan keunggulan di masa injury time.
Andy Diouf berhasil menciptakan ruang di kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang sempat terdefleksi dan berujung gol.
BACA JUGA: Drama Menit Akhir! Harry Kane Antar Bayern Munich Lolos ke 16 Besar Liga Champions
Kemenangan Tak Cukup Antar Inter ke Delapan Besar
Meski Inter Milan Menang dan menjalankan tugasnya dengan sempurna di laga ini, hasil dari pertandingan lain membuat mereka harus puas finis di posisi ke-10 klasemen akhir fase liga.
Kemenangan dramatis Chelsea dan Sporting di laga terpisah membuat Inter kalah selisih gol dalam perebutan tiket langsung ke babak 16 besar.
Dengan hasil tersebut, Inter sudah pasti harus melalui babak play-off Liga Champions.
Dortmund pun bernasib sama, meski tetap lolos setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir fase liga.
BACA JUGA: Pesta Gol di Camp Nou! Barcelona Bungkam Copenhagen 4-1 dan Melaju ke 16 Besar Liga Champions
Fokus Inter Kini ke Babak Play-off
Hasil ini menjadi pengingat bahwa persaingan Liga Champions musim ini sangat ketat hingga laga terakhir.
Inter harus segera mengalihkan fokus untuk menghadapi babak play-off yang akan berlangsung sengit dan penuh tekanan.
Dengan modal kemenangan di kandang Dortmund, Inter tetap memiliki kepercayaan diri tinggi.
Konsistensi permainan, ketenangan di lini belakang, serta efektivitas serangan akan menjadi kunci Nerazzurri untuk melangkah lebih jauh di kompetisi elite Eropa ini.






