Hasil tes MotoGP Sepang 2026 kembali menyajikan gambaran menarik peta kekuatan jelang musim baru MotoGP.
Pada hari ketiga atau hari terakhir tes resmi pramusim di Sirkuit Sepang, Kamis (5/2/2026), dominasi Ducati kembali terlihat dengan Alex Marquez menjadi pembalap tercepat, diikuti Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.
Hari terakhir tes MotoGP Sepang 2026 berlangsung dalam kondisi panas ekstrem pada pertengahan sore.
Meski demikian, sesi ini tetap krusial karena berlangsung di jam yang sama dengan waktu start Sprint Race dan Grand Prix, sehingga menjadi momen ideal bagi tim untuk menguji race pace.
Hasil Tes MotoGP Sepang 2026 Hari Ketiga: Ducati Tampil Perkasa
Alex Marquez dari tim BK8 Gresini Ducati tampil impresif dengan catatan waktu 1 menit 57,295 detik menggunakan Ducati GP26.
Catatan tersebut menempatkannya di posisi teratas pada sesi pukul 15.00, sekaligus menegaskan performa kuat Ducati di tes pramusim.
Di posisi kedua, Marc Marquez yang memperkuat Ducati Lenovo Team tertinggal 0,307 detik.
Juara dunia bertahan itu sebelumnya juga tampil dominan pada hari pertama tes, menandai comeback solid setelah sempat absen akibat cedera.
Francesco Bagnaia melengkapi tiga besar, hanya terpaut 0,431 detik dari sang adik Marquez.
Pedro Acosta menjadi pembalap non-Ducati terbaik dengan menempati posisi keempat. Rider Red Bull KTM tersebut mencatatkan waktu kompetitif dan menunjukkan potensi kuat KTM RC16 menjelang musim 2026.
Yamaha Kembali ke Lintasan, Quartararo Absen
Yamaha akhirnya kembali menjalani sesi pengujian di hari terakhir setelah proyek mesin V4 mereka mendapat lampu hijau usai mengalami kendala teknis pada hari Selasa.
Namun, kabar kurang baik datang dari Fabio Quartararo yang dipastikan tidak turun lintasan setelah mengalami cedera jari pada hari pertama tes.
Quartararo menyusul Jorge Martin dan Fermin Aldeguer yang juga harus menepi sepanjang tes MotoGP Sepang.
Absennya para pembalap ini membuat Yamaha belum bisa memaksimalkan evaluasi performa motor baru mereka secara penuh.
Menariknya, hingga sesi kedua hari ketiga berlangsung, tidak satu pun motor Yamaha mencatatkan waktu kompetitif, menunjukkan bahwa fokus pabrikan asal Jepang tersebut lebih condong ke pengembangan teknis ketimbang perburuan lap time.
BACA JUGA: Pedro Acosta Angkat Bicara: Marc Marquez Masih Paling Berbahaya di MotoGP 2026
Honda dan Aprilia Terus Berbenah
Honda RC213V kembali menunjukkan progres positif. Joan Mir yang sebelumnya mencetak lap 1 menit 56 detik pada hari kedua, kali ini finis di posisi ketujuh.
Luca Marini dan Johann Zarco juga masuk 12 besar, memperlihatkan konsistensi Honda dalam pengembangan motor terbaru mereka.
Aprilia Racing menempatkan Marco Bezzecchi di posisi keenam, disusul Ai Ogura di urutan ke-11. Trackhouse Aprilia juga menurunkan Raul Fernandez, meski tertinggal cukup jauh dari barisan depan.
Hasil Lengkap Tes MotoGP Sepang 2026 Hari Ketiga (3 PM)
- Alex Marquez (BK8 Gresini Ducati) – 1:57.295
- Marc Marquez (Ducati Lenovo) +0.307s
- Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) +0.431s
- Pedro Acosta (Red Bull KTM) +0.778s
- Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46 Ducati) +0.851s
- Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) +1.160s
- Joan Mir (Honda HRC Castrol) +1.276s
- Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) +1.365s
- Diogo Moreira (LCR Honda) +1.432s
- Luca Marini (Honda HRC Castrol) +1.512s
- Ai Ogura (Trackhouse Aprilia) +1.638s
- Johann Zarco (LCR Honda) +1.659s
- Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia) +3.197s
- Maverick Viñales (Red Bull KTM Tech3) +4.192s
Menuju Tes Terakhir di Buriram
Usai Sepang, seluruh tim MotoGP akan melanjutkan persiapan ke tes pramusim terakhir di Sirkuit Buriram, Thailand, pada 21–22 Februari 2026.
Tes ini akan menjadi simulasi final sebelum seri pembuka MotoGP Thailand digelar sepekan setelahnya.
BACA JUGA: Debut Audi Revolut di Tes F1 2026 Terganggu Masalah Teknis, Langkah Awal Belum Ideal
Dengan hasil yang ditunjukkan di Malaysia, Ducati tampak masih menjadi tolok ukur performa, sementara KTM, Honda, dan Aprilia terus mengejar ketertinggalan.
Hasil tes MotoGP Sepang 2026 pun memberi sinyal bahwa musim depan berpotensi berlangsung sangat kompetitif sejak balapan pertama.






