All-American quarterfinal akan tersaji di Cincinnati Open 2026 setelah Amanda Anisimova dan Jessica Pegula sama-sama memenangkan pertandingan babak 16 besar pada Rabu. Duel sesama petenis Amerika Serikat ini menjadi pertemuan keenam dalam karier keduanya.
Anisimova melaju setelah tampil dominan mengalahkan juara Wimbledon Linda Noskova 6-1, 6-4. Sementara itu, Pegula harus bekerja lebih keras sebelum menundukkan Sorana Cirstea 6-4, 4-6, 7-5 dalam pertandingan selama 2 jam 5 menit.
BACA JUGA: Kostyuk Melangkah Ke Perempat Final Cincinnati Open 2026 Usai Tekuk Andreeva
All-American Quarterfinal Anisimova vs Pegula
Pertemuan Anisimova dan Pegula menjadi salah satu laga paling menarik di perempat final Cincinnati Open. Anisimova datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat kemenangan meyakinkan atas Noskova.
Sebaliknya, Pegula memiliki pengalaman lebih baik dalam duel langsung. Ia memenangkan seluruh lima pertemuan sebelumnya melawan Anisimova.
Meski demikian, Anisimova menegaskan dirinya selalu mendapatkan pelajaran dari setiap pertemuan menghadapi Pegula.
“Saya selalu belajar sesuatu ketika bermain melawannya dan mengetahui apa yang perlu saya perbaiki setelah pertandingan-pertandingan tersebut,” ujar Anisimova.
Anisimova Hancurkan Noskova
Anisimova tampil luar biasa ketika menghadapi Noskova. Hujan yang sempat menghentikan pertandingan tidak mampu mengurangi momentum petenis Amerika tersebut.
BACA JUGA: Swiatek Kembali Bersua Rybakina di Perempat Final Cincinnati Open 2026
Ia merebut set pertama hanya dalam 20 menit dan memenangkan 15 poin terakhir secara beruntun. Anisimova juga tidak memberikan satu pun break point kepada Noskova sepanjang pertandingan yang berlangsung 1 jam 8 menit.
Kemenangan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Anisimova atas Noskova.
“Saya merasa bermain sangat baik. Tidak mudah menghadapi pemain seperti dia, terutama setelah meraih kemenangan di Grand Slam. Ini kemenangan yang sangat penting bagi saya,” kata Anisimova.
All-American Quarterfinal Jadi Momentum Kebangkitan
Hasil di Cincinnati menjadi sinyal positif bagi Anisimova menjelang US Open. Delapan pekan sebelumnya, ia tersingkir di babak keempat Wimbledon dalam kondisi frustrasi setelah sebelumnya absen dua bulan akibat cedera pergelangan tangan.
Kini, tiga kemenangan beruntun di Cincinnati menjadi jumlah kemenangan terbanyaknya dalam satu turnamen sejak mencapai semifinal Dubai pada Februari.
BACA JUGA: Melewati Hadangan Juan Manuel Cerundolo, Auger-Aliassime Tembus Babak 16 Besar Cincinnati Open
Anisimova menyebut kemenangan atas Noskova sebagai langkah besar menuju permainan terbaiknya kembali.
“Cara saya bermain hari ini adalah cara saya bermain sepanjang tahun lalu. Saya sangat bahagia dan lega karena kerja keras mulai membuahkan hasil,” tuturnya.
Pegula Lolos Dramatis atas Cirstea
Pegula harus melewati laga yang jauh lebih ketat. Ia sempat unggul 6-4, 4-2 atas Cirstea, tetapi lawannya mampu bangkit dan memaksakan set ketiga.
Kondisi angin juga membuat pertandingan berlangsung sulit. Kedua pemain beberapa kali saling merebut servis sehingga momentum terus berubah.
Pegula akhirnya tetap tenang dan mampu mengamankan kemenangan 7-5 di set penentuan.
“Saya senang dengan cara saya membalikkan keadaan. Meski beberapa kali kehilangan servis setelah melakukan break, saya tidak membiarkan hal itu memengaruhi saya,” kata Pegula.
BACA JUGA: Kalahkan Daniil Medvedev, Brandon Nakashima Melaju ke Babak 16 Besar Cincinnati
Rekor Pertemuan Jadi Tantangan Anisimova
Duel all-American quarterfinal ini akan menjadi ujian berat bagi Anisimova karena rekor head-to-head berpihak mutlak kepada Pegula, 5-0.
Namun, performa Anisimova di Cincinnati menunjukkan bahwa ia datang dengan permainan yang semakin solid. Sementara Pegula harus membuktikan mampu mempertahankan konsistensi setelah melalui laga panjang melawan Cirstea.
Pertarungan dua petenis Amerika ini pun berpotensi menjadi salah satu laga paling sengit sebelum rangkaian menuju US Open semakin dekat.






